AJARAN LUHUR PARA LELUHUR

Amsal 6:6-23

Belum ada komentar 94 Views

… peliharalah perintah ayahmu, janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu. (Ams. 6:20)

Ada banyak ajaran leluhur. Namun, tidak semua ajaran leluhur bernilai luhur. Karena itu, kita tetap harus bersikap kritis terhadap ajaran leluhur sebagaimana terhadap semua ajaran lain. Perikop ini merupakan salah satu ajaran leluhur yang luhur. Ajaran ini adalah tentang dampak kemalasan orang malas. Kemalasan berdampak luas dan buruk bagi dunia.

Penutur Amsal mengemukakan bahwa karena aksinya cuma tidur dan tidur, akibatnya pemalas itu miskin. Menurut penutur Amsal, pemalas setara dengan orang bermulut serong, sama-sama tak berguna dan jahat. Aksi si mulut serong adalah tipu muslihat, merencanakan kejahatan, bersaksi dusta, berbohong, dan menimbulkan pertengkaran. Tindak tanduknya jauh dari damai. Sebagaimana pemalas hanya menjadi beban masyarakat, begitu pula si mulut serong adalah “duri dalam tubuh” dunia. Keduanya sama-sama mencemari kehidupan. Intinya, baik si pemalas maupun si mulut serong mengabaikan ajaran orang tua. Mereka menyia-nyiakan nilai-nilai kebaikan yang diteladani oleh para pendahulu. Sebab, tak ada leluhur yang mewariskan keburukan kepada anak cucu mereka.

Firman Tuhan mengajarkan agar kita memelihara dan menghormati ajaran leluhur. Ajaran itu tampil dalam bentuk budaya, ajaran, seni, dan tata krama sosial. Penutur Amsal menyadari bahwa kita ada saat ini disebabkan oleh sikap dan pandangan orang-orang tua yang menjaga peradaban, kebaikan, dan nilai kehidupan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Tuhan, jauhkan saya dari berlaku malas dan bermulut serong dengan bekerja dan bersikap tulus. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:105-112; Ams. 6:6-23; Yoh. 8:12-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...