Mempersaksikan Pengalaman

Ulangan 4:1-14

Belum ada komentar 117 Views

“… jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu … Beritahukanlah kepada anak-anakmu ….” (Ul. 4:9)

Manusia dikaruniai akal budi oleh Tuhan. Akal budi memampukan manusia mengambil keputusan secara rasional. Masalahnya, karunia Allah itu tidak manusia gunakan untuk bersikap rasional. Karena sifatnya yang objektif, rasionalisme sering mengabaikan pengalaman yang bersifat subjektif. Namun, firman Tuhan berbicara lain.

Israel harus hidup seutuhnya saat memasuki negeri yang baru dengan gaya dan pola hidup baru. Pengalaman akan penyertaan TUHAN selama Israel berjalan di padang pasir menjadi bekal untuk tetap setia. Kesetiaan kepada TUHAN menjadi kebijaksanaan dan akal budi Israel dalam mengatur pemerintahan di negeri baru. Kelak, kebijaksanaan dan akal budi itu akan dilihat oleh bangsa sekitar mereka. Pada waktu itulah Israel mempersaksikan pengalaman mereka bersama Allah sehingga mereka menjadi bangsa besar seperti ini.

Panggilan setiap orang Kristen adalah memiliki kepribadian yang utuh sebagai kesaksian kepada dunia. Bukan dualisme yang memisahkan antara rasio dan pengalaman. Terbentuknya kebijaksanaan dan akal budi adalah hasil keutuhan rasio dan pengalaman. Seseorang berpribadi utuh dalam rasio dan pengalaman terlihat tidak mengunggulkan rasio, tetapi mengabaikan pengalaman, atau sebaliknya. Ia mengunggulkan keduanya karena rasio dan pengalaman adalah karunia Tuhan. Persaksikanlah kemuliaan Tuhan melalui rasio dan pengalaman. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ajar kami untuk selalu bersyukur akan karunia-Mu di dalam rasio dan pengalaman. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 112:1-9; Ul. 4:1-14; 1Yoh. 5:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...