Mempersaksikan Kristus

Yohanes 1:29-42

Belum ada komentar 82 Views

Yesus pernah berkata bahwa Yohanes Pembaptis adalah yang terbesar “di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan” (Mat. 11:11; Luk. 7:28). Di mata Yesus, Yohanes Pembaptis sungguh-sungguh dihargai. Namun, tahukah Anda apakah besarnya penghargaan Yesus pada Yohanes bukan disebabkan oleh karyanya yang spektakular. Sama sekali bukan. Sebaliknya, Yohanes Pembaptis adalah seorang yang sungguh merendahkan diri. Ia tahu persis bahwa tugasnya adalah penyiap jalan bagi Kristus. Ia bukan siapa-siapa di luar Kristus. Itu sebabnya, ia pernah berkata, “Ia [Kristus] harus makin besar, tetapi aku [Yohanes] harus makin kecil” (Yoh. 3:30).

Bacaan kita secara unik menggambarkan spiritualitas semacam itu. Dua kali Yohanes berseru, “Lihatlah Anak domba Allah” (Yoh. 1:29, 36). Ia rela kehilangan para muridnya agar mereka menjadi murid-murid Kristus. Hidup Yohanes Pembaptis bagaikan sebuah jari telunjuk yang menunjuk ke Kristus. Dan ia rela orang tak lagi peduli pada jari telunjuk itu, setelah mereka melihat Kristus.

Semoga kita semua memiliki spiritualitas seperti itu. Hidup kita hanyalah mempersaksikan Kristus. Kita bukan pusat dari semesta. Kita hanyalah saksi-saksi dari Sang Anak Domba Allah. Biarlah kita memiliki kerinduan tunggal: Apapun yang kita kerjakan dan katakan dapat menunjuk kepada Kristus, Sang Anak Domba Allah itu.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...