Karena Anugerah Allah Saja

Lukas 18:18-30

Belum ada komentar 153 Views

Kata Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.” (Luk. 18:27)

“Perhatikan dan sayangilah Sang Pemberi Berkah, bukan pemberian-pemberian-Nya.” Untaian kalimat ini pernah saya lihat di belakang bak sebuah truk barang. Jenis hurufnya mudah terbaca. Dilengkapi gambar sekarung uang yang sedang diduduki seorang lelaki muda yang sedang tertunduk, didampingi sesosok malaikat.

Seorang pemimpin yang mendatangi Tuhan Yesus menyangka bahwa ia dapat memperoleh hidup yang diperkenan Allah dengan upayanya sendiri. Keinginan untuk mendapatkannya kuat sekali. Padahal, kehidupan kekal hanya mungkin diperoleh jika Allah memberikannya. Ketika ditantang untuk memberikan semua yang dimiliki untuk dibagikan kepada orang miskin, si pemimpin itu sangat sedih. Kepemilikannya telah mengikat dirinya. Mungkin dia lupa bahwa dirinya lebih berharga ketimbang apa yang dimilikinya.

Dalam Kerajaan Allah yang dihadirkan Kristus, semua hal harus berpusat dan berawal dari Allah. Keselamatan dan berkat adalah anugerah pemberian-Nya; tidak mungkin didapatkan dengan kemampuan dan kekuatan diri kita sendiri. Bagian kita adalah memberikan diri kita seutuhnya, baik kelebihan dan kelemahan yang ada, untuk diperbarui oleh Kristus. Dalam pemberian diri itulah kita akan segera menyadari bahwa kita sudah begitu banyak mendapatkan yang baik dari Allah. Kita akan kagum bahwa banyak kemungkinan yang tidak pernah dapat kita peroleh tanpa-Nya, ternyata sudah dan akan diberikan-Nya. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah kita bersedia memberikan diri kita kepada Kristus?

Ayat Pendukung: Mzm. 2; Yer. 20:1-18; Luk. 18:18-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...