Celaka atau Beruntung?

Roma 7:14-25

Belum ada komentar 125 Views

Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (Rm. 7:25)

Andai saja simbol orang Kristen bukan salib, bisa jadi hidupnya lebih enak. Betulkah? Ada bagian dari syair lagu Amazing Grace yang mengatakan “a wretch, like me”. Betulkah?

Rasul Paulus menyampaikan pergumulannya sebagai orang Kristen. Ia sadar betul bahwa sebagai manusia berdosa seharusnya ia hidup dalam hukuman Allah. Namun, karena kasih Allah yang luar biasa, maka ia beroleh anugerah keselamatan. Namun demikian, karena ia masih hidup dalam daging yang dikuasai dosa, maka ia masih terus berjuang untuk menundukkan semua hawa nafsu yang membuatnya jatuh dalam dosa. Ia tahu bahwa ia harus hidup sebagai anak terang, tetapi ia masih saja jatuh dalam dosa. Ia gagal untuk hidup sebagai anak terang. Ia merasa diri sebagai orang yang celaka. Di tengah situasi seperti itu Paulus mengingat kasih Allah. Ia berseru, ”Syukur pada Allah!” Ya, Allah yang menolong Paulus untuk tetap dapat hidup sebagai anak terang.

Mengingat semua itu, bila kita ditanya: Apakah kita ini orang-orang yang celaka atau beruntung? Jawabannya jelas: Kita adalah orang yang beruntung! Bukan karena kita hebat atau karena mampu untuk hidup suci, maka kita menerima keselamatan. Semua itu kita terima karena kasih Allah yang luar biasa, Kita menerima keselamatan sebagai anugerah Allah. Gratis. Itulah sebabnya kita dapat menyebut diri sebagai manusia yang beruntung. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih untuk anugerah-Mu yang ajaib di dalam dan melalui Yesus. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 30; 2Raj. 4:8-17; Rm. 7:14-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...