Memercayai Allah Saja

1 Tawarikh 12:16-22

Belum ada komentar 275 Views

“Jika kamu datang kepadaku dengan maksud damai untuk membantu aku, maka aku rela bersekutu dengan kamu, tetapi jika untuk menyerahkan aku dengan tipu muslihat kepada lawanku, sedang aku tidak melakukan kelaliman, maka biarlah Allah nenek moyang kita melihat itu dan menghukum kamu.” (1Taw. 12:17)

Konon, dalam situasi dunia sekarang ini, sulit bagi kita untuk membedakan mana kawan dan mana lawan. Seseorang bisa saja terlihat seperti teman yang hendak menolong, tetapi kemudian ternyata hanya memanfaatkan kita. Sebaliknya, seseorang yang terang-terangan terlihat tidak menyukai kita, bisa jadi adalah orang yang justru tidak sampai hati melihat kita menderita. Kalau demikian keadaannya, melakukan sesuatu demi mendapatkan teman atau membuat orang lain menyukai kita tidak ada gunanya, bukan?

Daud dan pengikut-pengikutnya sedang berada dalam situasi tidak dapat lagi membedakan mana yang akan menjadi lawan atau kawan mereka. Mereka tidak dapat memercayai siapa pun. Yang dapat mereka lakukan hanyalah bertindak sesuai kehendak Tuhan dan menyerahkan semua pada-Nya. Hanya dengan cara itu mereka yakin bisa selamat.

Apabila benar yang dikatakan orang-orang bahwa sekarang ini sulit untuk membedakan mana kawan dan mana lawan, maka kita dapat belajar dari tindakan Daud agar dapat bertahan. Kita tidak perlu menjadi gentar karena berharap pada manusia. Yang perlu kita lakukan adalah melakukan segala sesuatu sesuai kehendak Allah dan menjaga diri dari kelaliman. Apabila ada yang berusaha mencelakai kita, meski kita tidak melakukan kesalahan, biar Tuhan saja yang kita andalkan untuk membela kita. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Hal yang paling perlu kita lakukan adalah menjalankan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Allah dan menjauhkan diri dari kelaliman.

Ayat Pendukung: Mzm. 93; 1Taw. 12:16-22; Why. 21:5-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...