Pahit & Manis

Wahyu 10:1-11

Belum ada komentar 838 Views

Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya. (Why. 10:10)

“Firman Tuhan itu enak didengarkan, tetapi sulit dilakukan.” Demikian tanggapan orang-orang ketika diminta memberi penilaian tentang bagaimana mereka menerapkan firman Tuhan dalam hidup mereka.

Firman Tuhan yang disampaikan dalam kitab terbuka dan masih berupa rahasia dalam Wahyu 10:1-10 terasa manis di mulut Yohanes, tetapi terasa pahit di perutnya. Bersamaan dengan itu, malaikat yang bersuara nyaring memintanya untuk bernubuat lagi bagi banyak bangsa. Mungkin para nabilah yang paling tahu bahwa nubuat yang harus mereka sampaikan memiliki dua sisi. Sisi yang manis terasa karena firman Tuhan selalu disampaikan demi terwujudnya damai sejahtera. Sisi yang pahit terasa karena untuk mewujudkan damai sejahtera, firman Tuhan menuntut perubahan dan pengorbanan dari setiap pendengarnya. Sederhananya dapat dikatakan: Semua orang bersukacita ketika mendengar kabar tentang pemulihan, kebaikan, bahkan Kerajaan Allah. Namun, berapa banyak yang mau mengusahakannya dan mewujudkannya dalam hidup sehari-hari?

Pada akhirnya yang manis itu bisa menjadi pahit ketika dicerna. Meski demikian, firman Allah baru berdampak apabila kita bersedia menerima pahit dan manisnya. Karena itu, demi kemuliaan Allah, kita perlu menerima pahit dan manisnya firman Allah serta melakukannya, bukan bagi diri sendiri saja, melainkan juga bagi kebaikan seluruh bangsa. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Maukah kita menerima pahit manisnya firman Allah dan melakukannya?

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Yeh. 2:8—3:11; Why. 10:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...