Perlukah Cemas?

1 Samuel 17:1-23

Belum ada komentar 78 Views

Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. (1Sam. 17:11)

Pernahkah Anda merasa cemas? Misalnya, cemas terlambat ke kantor di tengah macetnya lalu lintas? Atau, cemas ketika umur bertambah dan penampilan fisik tak lagi sesempurna dulu?

Rasa cemas adalah bagian dari emosi normal manusia. Sebagai manusia, rasanya, setiap orang pernah mengalami kecemasan tak terkecuali Saul dan segenap orang Israel di masa peperangan melawan bangsa Filistin. Menurut penelusuran sejarah, gambaran mengenai Goliat yang menantang bangsa Israel itu tidaklah berlebihan. Diketahui tingginya memang sekitar 3 meter, berat baju zirahnya sekitar 57 kg, berat mata tombaknya sekitar 7 kilogram (1Sam. 17:4-7). Selain itu, Goliat pun menantang mereka untuk melakukan perkelahian satu lawan satu (1Sam. 17: 10). Wajar jika tidak ada orang Israel yang berani menghadapi Goliat sebab tidak ada yang seimbang secara fisik. Akan tetapi, meski melalui jalan yang panjang, toh kecemasan dan ketakutan segenap bangsa Israel itu diubahkan Allah melalui iman dan keberanian Daud.

Melalui kisah kecemasan yang terjawab dengan kemenangan ini, firman Tuhan hendak menyatakan kepada kita bahwa kecemasan mungkin saja menjadi hal yang tidak dapat terhindarkan dalam perjalanan kehidupan umat percaya. Mungkin juga harus melalui proses panjang untuk melewatinya. Namun, yang perlu dikembangkan bukanlah kecemasan itu, melainkan iman dan pengharapan kepada Allah. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Tuhan, mampukanlah kami melihat jalan keluar yang Tuhan sediakan sehingga kami dapat mengatasi kecemasan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 150; 1Sam. 17:1-23; Kis. 5:12-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...