Diubah Menjadi Batu Penjuru

Mazmur 118:1-2, 14-24

Belum ada komentar 117 Views

Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. (Mzm. 118:22)

Siapa yang tidak mengenal Walt Disney? Tokoh yang dikenal dengan berbagai karakter animasinya ini telah mengubah wajah dunia menjadi lebih ceria melalui berbagai film, animasi dan juga tempat hiburan yang mencengangkan. Tidak banyak yang tahu bahwa latar belakang hidupnya kontras dengan karyanya. Ia dipecat oleh perusahaan tempat ia bekerja lantaran sang pemimpin menilai ide-ide Disney tidak kreatif dan murahan. Namun, penilaian yang menyakitkan ini tidak membuat Disney ciut. Ia bangkit dengan membuat tokoh Micky Mouse yang menjadi awal kesuksesannya.

Dalam bahasa pemazmur, hidup Disney bagaikan batu yang dibuang tukang bangunan lalu menjadi batu penjuru. Hal itu bisa terjadi ketika Tuhan menjadi kekuatan dan keselamatan manusia. Bagaikan batu penjuru, hidup manusia diubah menjadi fondasi yang memberikan kekuatan dan dasar bagi kehidupan orang lain. Perkataan pemazmur tergenapi dalam peristiwa Yesus. Ia dibuang oleh orang banyak yang menyalibkan-Nya, tetapi Ia bangkit dan menjadi fondasi iman orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Mungkin kita pernah mengalami fase hidup seperti Disney. Di mata orang, hidup kita tidak lagi berguna. Namun, jika Tuhan menjadi kekuatan dan keselamatan kita, apalah arti penilaian orang lain? Ia tetap melihat kita berharga dan bahkan mau mengubah kita menjadi batu penjuru. Karena itu, teruslah berkarya, berbuat baik dan menyebarkan inspirasi, meski dunia membuang kita. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Teguhkanlah hamba-Mu ini, ya Tuhan, untuk terus berkarya, berbuat baik, dan menyebarkan inspirasi, walau dunia menolak kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 118:1-2, 14-24; Hak. 4:17-23; 5:24-31a; Why. 12:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patutkah Marah?
    Yunus 4:1-11
    Tetapi, firman TUHAN, “Patutkah engkau marah?” (Yunus 4:4) Banyak orang beranggapan bahwa marah adalah hal yang lumrah dan manusiawi....
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...