Makna Sabtu Sunyi

Matius 27:57-66

Belum ada komentar 218 Views

Tetap Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu. (Mat. 27:61)

“Sudah jangan sedih lagi! Jangan seperti orang yang tidak beriman. Orangtuamu sudah bersama-sama dengan Yesus di surga,” ucap seseorang terhadap seorang pemuda yang baru saja kehilangan kedua orangtuanya karena Covid-19. Perkataan itu terus terngiang di pikiran si pemuda dan membuatnya bergumul. Ia tidak dapat mengelak bahwa dirinya amat hancur. Namun, ia pun khawatir kalau kesedihan ini menjadi batu sandungan bagi kehidupan berimannya.

Teks Alkitab hari ini menceritakan bagaimana Yusuf Arimatea berusaha menguburkan Yesus secara layak. Tampaknya, Maria Magdalena dan Maria yang lain turut serta dalam proses penguburan tersebut. Bahkan, mereka tetap tinggal di depan kubur, walaupun proses penguburan telah usai. Tindakan ini memperlihatkan betapa mereka sangat terpukul, sedih dan hancur akibat peristiwa kematian Yesus. Mereka hanya bisa terdiam dan tidak mampu berbuat apa pun.

Apakah mereka tidak beriman? Rasanya tidak. Justru dalam kisah selanjutnya, kedua perempuan inilah yang pertama kali menerima kabar kebangkitan Kristus. Ternyata, kesedihan dan kehancuran tidak menghalangi Allah untuk berkarya di dalam hidup manusia. Inilah makna Sabtu Sunyi. Tanpa Sabtu Sunyi, kita tidak akan mengetahui bahwa kesedihan dan kehancuran pun tidak luput dari rengkuhan Allah. Bersedih bukan tanda orang tidak beriman. Allah menyatakan keselamatan-Nya dalam ragam rasa kehidupan. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Terimakasih Tuhan sebab Engkau merengkuh kami di dalam kesedihan, keterpurukan, bahkan kehancuran hidup. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 14:1-14/Rat. 3:1-9, 19-24; Mzm. 31:1-4, 15-16; 1Ptr. 4:1-8; Mat. 27:57-66 / Yoh. 19:38-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...