Melayani Dengan Harta Dunia

Roma 15:22-33

Belum ada komentar 431 Views

Sebab, jika bangsa-bangsa lain telah beroleh bagian dalam harta rohani orang Yahudi, maka wajiblah juga bangsa-bangsa lain itu melayani orang Yahudi dengan harta duniawi mereka. (Rm. 15:27)

Harta kerap dikonotasikan secara negatif, sebab banyak orang mengalami kejatuhan karena masalah harta; banyak orang yang hidupnya justru diperbudak oleh harta. Kita tentu mengingat lagu Sekolah Minggu yang liriknya mengatakan, “Apa yang dicari orang? Uang.” Lagu itu, sesungguhnya menegur kita yang kerap menjadikan harta sebagai tujuan. Padahal, harta adalah alat yang dapat dan seharusnya kita atur dan kendalikan.

Roma 15:22-33 menggambarkan adanya masalah ekonomi yang harus dihadapi oleh jemaat mula-mula. Kondisi keuangan yang tidak sama di antara jemaat-jemaat perlu disikapi dengan kreatif. Untuk bisa tetap bertahan di tengah situasi sulit tersebut, jemaat-jemaat harus saling menopang. Caranya adalah dengan mengirimkan bantuan. Jemaat-jemaat yang memiliki harta lebih, mengirimkan bantuannya kepada jemaat-jemaat yang berkekurangan. Mereka saling bertolong-tolongan dengan apa yang mereka miliki. Mereka bersehati demi tercapainya keseimbangan dan kesetaraan antar jemaat.

Prinsip keseimbangan dan kesetaraan inilah yang memampukan jemaat-jemaat untuk saling menolong, baik secara morel maupun materiel. Harta dunia yang kerap dikonotasikan negatif, ternyata menjadi alat pelayanan yang berguna untuk saling menopang. Uang maupun harta adalah alat, seharusnyalah kita tidak melekat padanya, melainkan menggunakannya sebagai alat untuk menolong sesama dan memuliakan Tuhan. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Harta dunia layaknya dua sisi mata uang. Di satu sisi dapat membutakan mata, namun di sisi lain membukakan mata bagi sesama.

Ayat Pendukung: Mzm. 111; Kel. 24:1-11; Rm. 15:22-33
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketika Kita Tersakiti
    Mazmur 83:1-4, 13-18
    Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah! (Mazmur 83:2) Sambil menangis, seorang...
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...