SYUKUR

Lukas 1:57-80

Belum ada komentar 98 Views

“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya ….” (Luk. 1:68)

Apa yang membuat kita bersyukur kepada Allah? Umumnya, kita akan mengatakan bahwa kebaikan Allah, pemeliharaan Allah atau keselamatan Allah sebagai jawaban utama atas pertanyaan tersebut. Namun, bagaimana jika yang kita alami bukanlah kebaikan, bukan pemeliharaan atau pun keselamatan, mampukah kita bersyukur kepada Allah? Akankah kita bersyukur kepada Allah ketika kita mengalami penderitaan, kegagalan atau pun kelemahan?

Allah membuat Zakharia tidak mampu berkata-kata. Secara manusiawi, pada saat itu, bisa saja Zakharia menggugat kebijakan Allah yang telah membuatnya bisu. Jika Allah memang benar-benar ingin berkarya melalui dirinya, mengapa Allah justru membatasi dirinya? Di sinilah keunikan cara kerja Allah. Allah bekerja dengan cara-Nya yang tidak selalu sejalan dengan akal pikiran kita. Namun demikian, kita diberikan kemampuan untuk dapat memaknai cara kerja Allah yang seolah tidak sejalan dengan logika dan keinginan manusia.

Kebisuan yang dialami Zakharia seakan ingin menggambarkan bahwa untuk melihat karya Allah, kita tidak perlu banyak berkata-kata. Kita hanya perlu menunggu dan melihat. Allah ingin kita menyaksikan karya-Nya yang tidak terduga, tanpa harus mempertanyakan-Nya. Allah memahami apa yang kita butuhkan. Oleh sebab itu, marilah kita menunggu dan melihat Allah yang tetap dan terus berkarya dari hari ke hari. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Allah bekerja dengan cara yang tidak terduga. Tunggu dan lihatlah apa yang sebenarnya sedang Allah kerjakan di dalam hidup kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 85:9-14; Am. 4:6-13; Luk. 1:57-80
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Mengenalku
    Mazmur 139:1-12, 23-24
    Selidikilah aku, ya Allah, dan selamilah hatiku, ujilah aku dan ketahuilah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139:23) Maya duduk hening di bangku...
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...