Berkenan Kepada Allah

Ibrani 11:4-7

Belum ada komentar 68 Views

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. (Ibr. 11:6)

Sudah 30 tahun lebih Mbak Imah bekerja pada keluarga Bu Tati, sejak anak-anak Bu Tati masih kecil hingga mereka dewasa dan berumah tangga. Bagi Bu Tati, Mbak Imah adalah bagian keluarganya. Sebab, Mbak Imah menunjukkan sikap jujur, dapat dipercaya dan dapat diandalkan dalam mengurus rumah dan juga mengurus anak-anak, selama 30 tahun lebih. Mbak Imah pun senang dan akhirnya memilih menghabiskan masa tuanya bersama keluarga Bu Tati. Ia tahu, bersama keluarga Bu Tati, hidupnya akan terpelihara baik.

Percaya, setia, melakukan dengan baik apa yang diharapkan dan terus bertahan bersama Allah dalam segala keadaan, membuat Henokh mendapat karunia yang khusus. Ia tidak mengalami kematian, tetapi terangkat ke surga. Hal itu terjadi karena iman Henokh yang teguh kepada Allah. Henokh hidup bergaul dengan Allah yang mengasihinya. Ia mengenal Allah dengan baik dan ia mengenal apa yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki Allah. Henokh berusaha sungguh-sungguh hidup berkenan kepada Allah, oleh karena imannya kepada Allah.

Belajar dari Henokh, apakah kita juga hidup bergaul dengan Allah? Apakah kita melakukan kehendak-Nya, setia dan berjalan bersama-Nya dalam segala keadaan? Seperti Henokh, jika kita mengenal dan percaya kepada Allah, maka kita menyatakan pengenalan dan kepercayaan kita itu melalui kehidupan yang berkenan kepada-Nya. [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Kami ingin menyenangkan hati-Mu dan dekat pada-Mu, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 92:2-5, 13-16; 1Raj. 10:26—11:8; Ibr. 11:4-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...