Sepenuh Hati

Ulangan 1:34-40

Belum ada komentar 108 Views

“… kecuali Kaleb bin Yefune. Dialah yang akan melihat negeri itu dan kepadanya dan kepada anak-anaknya akan Kuberikan negeri yang diinjaknya itu, karena dengan sepenuh hati ia mengikuti TUHAN. (Ul. 1:36)

Menggerutu tentu pernah kita lakukan ketika kita jengkel dengan suatu keadaan yang tidak berjalan seperti yang kita inginkan. Namun, mendengar orang menggurutu atas keadaan juga bisa membuat marah. Gerutu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perkataan yang diucapkan dengan cara bergumam terus-menerus karena rasa mendongkol atau tidak puas dengan keadaan atau peristiwa yang dialaminya.

Sikap menggerutu itulah yang membuat TUHAN menjadi murka terhadap bangsa Israel. Tuhan tidak memperkenankan mereka masuk tanah kanaan, kecuali Kaleb bin Yefune dan anak-anaknya. Mengapa Kaleb diperkenankan Tuhan? Karena Kaleb adalah seorang yang sepenuh hati mengikuti Tuhan dan sungguh percaya kepada Tuhan. Kaleb adalah salah seorang dari dua belas pengintai yang dikirim untuk melihat keadaan tanah kanaan yang akan mereka masuki. Kaleb bersama Yosua memberikan laporan yang meneguhkan dan menguatkan hati Israel bahwa mereka bisa menduduki negeri tersebut dengan mengalahkan orang Kanaan yang besar dan kuat. Kaleb tidak tawar hati menghadapi tantangan yang ada di depannya, sebab ia percaya Tuhan menyertai. Sampai di hari tuanya, Kaleb tetap setia mengikut Tuhan dengan sepenuh hati.

Mengikut Tuhan membutuhkan hati yang teguh, juga ketekunan untuk melakukan kehendak-Nya dengan setia. Tidak boleh ada keraguan dalam mengikut Tuhan; tidak boleh setengah-setengah. Mengikut Tuhan harus sepenuh hati! [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Kami mau sepenuh hati mengikut Engkau ya, Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 130; Ul. 1:34-40; 2Kor. 5:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...