Mintalah Hikmat Dan Hati Nurani

1 Raja-raja 3:5-14

Belum ada komentar 139 Views

“Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan … maka Aku akan memperpanjang umurmu.” (1Raj. 3:14)

Pemintaan Salomo pada awal bertakhta tidaklah istimewa. Setiap pemimpin, pejabat, dan pengurus, di awal kepemimpinannya, juga meminta hikmat dan hati nurani untuk menimbang perkara pengadilan atas rakyatnya. Rasanya, para raja lain di zaman Salomo pun meminta hal yang sama, yakni kemampuan untuk menimbang perkara. Sekiranya berbeda, mungkin adalah tambahan dengan nyawa musuh demi alasan keamanan negeri, umur panjang demi alasan keberlangsungan keturunan atau dinasti, dan kekayaan demi kesejahteraan negeri dan rakyat.

Yang istimewa adalah penyusun kitab ini menuliskan: “Salomo bermimpi.” Permintaan Salomo yang “tulus” itu ternyata mimpi. Di luar mimpinya, Salomo bukan raja yang baik, ia jauh meninggalkan pola ayahnya. Sepanjang kepemimpinannya, Israel semakin jatuh dari segi ekonomi, agama, dan politik. Setelah Salomo mangkat, Israel terpecah menjadi dua: Israel (Utara) dan Yehuda (Selatan), hingga pembuangan.

Firman Tuhan menegaskan bahwa hikmat dan hati nurani untuk menimbang diletakkan bukan karena kekuatan diri sendiri, bukan mimpi, melainkan karena takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan merupakan pedoman bagi setiap orang Kristen dan lembaga gereja untuk meneladan Tuhan. Yang sudah terjadi sepanjang tahun ini, tidak dapat kita koreksi. Namun, kita bisa memohon kepada Tuhan akan hikmat dan hati nurani untuk tahun depan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Pimpinlah kami dalam menjadikan Kristus sebagai teladan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; 1Raj. 3:5-14; Yoh. 8:12-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...