Belajar Dari Semut

Amsal 6:6-23

Belum ada komentar 138 Views

Hai pemalas, pergilah kepada semut …. (Ams. 6:6)

“Thank God it’s Friday!” adalah slogan yang mengandaikan bahwa hari libur adalah hari yang indah. Ada juga slogan “I hate Monday!” mengandaikan jenuhnya hari-hari kerja. Bisakah membayangkan kehidupan orang dengan filosofi ini? Libur menjadi hari yang dinantikan, tetapi hari kerja dibenci.

Menit-menit terakhir di tempat tidur adalah saat yang sangat enak bagi orang yang suka tidur. Mengapa orang menunda bangun dan tidur kembali? Bisa jadi karena ingin menghindari pekerjaan dan tanggung jawab pada hari itu; ingin melupakan kerasnya hidup dan perjuangan yang harus dilakukan. Namun, Amsal mengingatkan kita untuk mawas diri agar tidak jatuh dalam kemalasan yang kelak akan merugikan diri kita. Bukan berarti kita tidak boleh istirahat atau tidur. Allah sendiri yang memberikan Sabat kepada Israel; berhenti dari segala pekerjaan mereka sekali seminggu supaya mereka bisa beristrahat dan memulihkan diri. Makna nasihat ini, ialah kita jangan beristrahat, apalagi bermalas-malasan ketika kita seharusnya bekerja. Semut adalah contoh makhluk yang selalu bekerja dengan tertib dan teratur di segala waktu. Kemalasan akan merugikan kita, sebab akan mendatangkan kemiskinan. Kemiskinan akan menghalangi kita menikmati istirahat yang seharusnya dapat kita nikmati.

“Tidur sebentar lagi” adalah penundaan yang merugikan diri kita sendiri. Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Mari berubah menjadi lebih semangat, rajin dan produktif utuk kemuliaan Tuhan. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan, ajarlah aku hidup produktif, dan jauh dari sikap menunda-nunda atau malas.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:105-112; Ams. 6:6-23; Yoh. 8:12-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kasih Sayang
    Mikha 7:18-20
    Kiranya la kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dasar laut yang dalam. (Mikha...
  • Realistis Tapi Berpengharapan
    Mazmur 121
    Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi....
  • Kecil Tetaplah Berharga
    Matius 18:10-14
    “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya tersesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan...
  • DOSA
    Kejadian 4:1-16
    Firman TUHAN kepada Kain, “…Bukankah wajahmu akan berseri-seri jika engkau berbuat baik? Namun, jika engkau tidak berbuat baik, dosa...
  • Jujur dan Rendah Hati
    Mazmur 32
    Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata, “Aku mengakui pelanggaran-pelanggaranku kepada TUHAN” dan Engkau telah mengangkat beban...