Belajar Dari Semut

Amsal 6:6-23

Belum ada komentar 146 Views

Hai pemalas, pergilah kepada semut …. (Ams. 6:6)

“Thank God it’s Friday!” adalah slogan yang mengandaikan bahwa hari libur adalah hari yang indah. Ada juga slogan “I hate Monday!” mengandaikan jenuhnya hari-hari kerja. Bisakah membayangkan kehidupan orang dengan filosofi ini? Libur menjadi hari yang dinantikan, tetapi hari kerja dibenci.

Menit-menit terakhir di tempat tidur adalah saat yang sangat enak bagi orang yang suka tidur. Mengapa orang menunda bangun dan tidur kembali? Bisa jadi karena ingin menghindari pekerjaan dan tanggung jawab pada hari itu; ingin melupakan kerasnya hidup dan perjuangan yang harus dilakukan. Namun, Amsal mengingatkan kita untuk mawas diri agar tidak jatuh dalam kemalasan yang kelak akan merugikan diri kita. Bukan berarti kita tidak boleh istirahat atau tidur. Allah sendiri yang memberikan Sabat kepada Israel; berhenti dari segala pekerjaan mereka sekali seminggu supaya mereka bisa beristrahat dan memulihkan diri. Makna nasihat ini, ialah kita jangan beristrahat, apalagi bermalas-malasan ketika kita seharusnya bekerja. Semut adalah contoh makhluk yang selalu bekerja dengan tertib dan teratur di segala waktu. Kemalasan akan merugikan kita, sebab akan mendatangkan kemiskinan. Kemiskinan akan menghalangi kita menikmati istirahat yang seharusnya dapat kita nikmati.

“Tidur sebentar lagi” adalah penundaan yang merugikan diri kita sendiri. Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Mari berubah menjadi lebih semangat, rajin dan produktif utuk kemuliaan Tuhan. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan, ajarlah aku hidup produktif, dan jauh dari sikap menunda-nunda atau malas.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:105-112; Ams. 6:6-23; Yoh. 8:12-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...