Mencintai Dengan Sederhana

Adventus 2019, Hari Kedua Puluh Satu

Belum ada komentar 104 Views

Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. (1Yoh. 4:19-20)

Mencintai dengan sederhana memang tak sederhana. Sebab, mengungkap cinta kepada anak melalui sebuah mainan tradisional dan bukan mainan elektronik yang mahal ternyata merupakan tindakan yang terikat dan terkait dengan peristiwa semesta yang panjang. Seorang ibu, dengan cintanya yang sederhana, bisa jadi memberikan sebuah mainan gangsing dari bambu kepada anaknya. Namun, gangsing itu sendiri melintasi sejarah berabad-abad sebelum ditemukan. Para ilmuwan meneliti gerak giroskopis yang membuatnya memutar indah. Belum lagi bambu yang ditebang oleh si pembuat mainan itu mungkin menjadi saksi sejarah dari sebuah desa yang bergumul dengan kemiskinan dan pengharapan. Jadi, sesungguhnya, mencintai dengan sederhana sangat mungkin mengungkap keterlibatan kita ke dalam sejarah semesta yang, dari sudut pandang iman Kristen, berada di dalam rengkuhan cinta Allah. (Labirin Kehidupan 2, Bab 23: Mencintai dengan Sederhana)

#kutipanbukusaya #labirinkehidupan2 #adventus2019hariini

—————–

Selama masa Adventus ini saya akan secara teratur membagikan kutipan yang saya ambil dari setiap bab buku Labirin Kehidupan 2 yang akan segera terbit. Anda diundang untuk secara imajinatif dan imani mempertautkan kutipan ini dengan perenungan Adventus Anda secara pribadi. Kristus memberkati.

Joas Adiprasetya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...