“Saat anggur habis”

Yohanes 2:1-11

Belum ada komentar 377 Views

Ada beberapa hal penting yang terjadi “saat anggur habis” pada perjamuan kawin di Kana dalam bacaan kita.

Pertama, Maria, sebagai seorang ibu, menyuruh anaknya untuk menolong keluarga (mungkin masih sanak dari Maria) yang mantu, karena mereka kehabisan anggur. Respons Yesus amatlah tidak pada tempatnya menurut ukuran relasi ibu-anak: “Mau apakah engkau dari-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.” (Yoh.2:4). Tetapi Maria alih-alih marah atau tersinggung, menyuruh para pelayan untuk melakukan apa pun yang dikatakan Yesus. Walau tak memahami makna kata-kata Yesus, Maria percaya kepada-Nya.

Kedua, Yesus semula menolak karena saat-Nya belum tiba. Dalam narasi Yohanes mukjizat di Kana adalah “tanda” yang pertama bagi dunia, dari kehadiran-Nya sebagai sang Kristus (Yoh. 2:11). “Tanda” itu diberikan atas prakarsa Allah, bukan sekadar memenuhi tuntutan apalagi kebutuhan insani. Baru ketika hal itu jelas, terutama bagi Maria, Yesus menolong keluarga yang mantu itu.

Ketiga, ketika “saat-Nya” tiba, maka “tanda” Yesus dinyatakan. “Tanda” yang bukan sekadar air menjadi anggur, tetapi menjadi anggur terbaik. Sebab di mana sang Kristus hadir maka yang terbaiklah yang niscaya terjadi. Itulah “tanda kemuliaan-Nya” agar para murid, termasuk kita, menjadi percaya.

Bagi kita pun, “saat anggur habis” kita boleh mengharapkan pertolongan Tuhan. Untuk itu kita mesti belajar dari Maria yang bagaimana pun (tetap) percaya kepada-Nya. Dan bila kita melakukannya, maka pada akhirnya “anggur terbaik” yang akan kita dapatkan dan nikmati, anugerah-Nya.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...