99 Domba Yang Ditinggalkan

Lukas 15:1-7

Belum ada komentar 546 Views

“Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” (Luk. 15:7)

Perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus di dalam Lukas 15:1-7 merupakan perumpamaan yang sangat akrab di telinga kita. Saking akrabnya, terkadang membuat kita hanya melihat dari satu sisi pemaknaan, yaitu bahwa Allah mencari yang terhilang. Padahal, perumpamaan ini memiliki makna yang jauh lebih kompleks.

Pertama-tama, kita perlu melihat siapa yang dimaksudkan oleh Yesus sebagai seekor domba yang hilang dan sembilan puluh sembilan domba yang ditinggalkan. Seekor domba yang hilang adalah gambaran dari setiap orang yang dianggap berdosa oleh sesamanya sehingga layak untuk dijauhi dan dikucilkan. Sedangkan, sembilan puluh sembilan domba yang ditinggalkan adalah gambaran orang-orang yang merasa diri benar karena memahami dan melaksanakan aturan-aturan Taurat.

Hal menarik dari perumpamaan ini adalah ketika sang gembala meninggalkan kesembilan puluh sembilan ekor domba, demi mendapatkan seekor domba yang dijauhi oleh kawanannya. Lalu, ketika sang gembala menemukan domba yang seekor itu, sang gembala tidak membawanya kembali kepada kawanannya yang sembilan puluh sembilan ekor. Sang gembala bersukacita atas ditemukannya domba yang seekor itu, dan sang gembala memilih untuk bersama-sama dengan domba yang ditemukan itu. Dengan kata lain, sang gembala meninggalkan kesembilan puluh sembilan ekor domba yang merasa diri benar dan merasa tidak memerlukan sang gembala, dan memilih bersama domba yang membutuhkannya. Lantas, siapakah kita dalam perumpamaan tersebut? [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Jika kita ingin menemui Sang Gembala, temuilah mereka yang selama ini diasingkan. Di sanalah Sang Gembala berada.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; 2Sam. 5:1-12; Luk. 15:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Check dan Recheck
    Yohanes 7:40-52
    “Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dilakukannya?” (Yohanes 7:51)...
  • Ungkapan Syukur: Memberi Yang Terbaik
    Keluaran 23:14-19
    Yang terbaik dari buah sulung tanahmu haruslah kaubawa ke Rumah TUHAN, Allahmu….(Keluaran 23:19a ) Urusan memberi persembahan tentu bukan...
  • Hidup Dalam Taurat Tuhan
    Mazmur 19
    Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Mazmur 19:8)...
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...