99 Domba Yang Ditinggalkan

Lukas 15:1-7

Belum ada komentar 524 Views

“Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” (Luk. 15:7)

Perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus di dalam Lukas 15:1-7 merupakan perumpamaan yang sangat akrab di telinga kita. Saking akrabnya, terkadang membuat kita hanya melihat dari satu sisi pemaknaan, yaitu bahwa Allah mencari yang terhilang. Padahal, perumpamaan ini memiliki makna yang jauh lebih kompleks.

Pertama-tama, kita perlu melihat siapa yang dimaksudkan oleh Yesus sebagai seekor domba yang hilang dan sembilan puluh sembilan domba yang ditinggalkan. Seekor domba yang hilang adalah gambaran dari setiap orang yang dianggap berdosa oleh sesamanya sehingga layak untuk dijauhi dan dikucilkan. Sedangkan, sembilan puluh sembilan domba yang ditinggalkan adalah gambaran orang-orang yang merasa diri benar karena memahami dan melaksanakan aturan-aturan Taurat.

Hal menarik dari perumpamaan ini adalah ketika sang gembala meninggalkan kesembilan puluh sembilan ekor domba, demi mendapatkan seekor domba yang dijauhi oleh kawanannya. Lalu, ketika sang gembala menemukan domba yang seekor itu, sang gembala tidak membawanya kembali kepada kawanannya yang sembilan puluh sembilan ekor. Sang gembala bersukacita atas ditemukannya domba yang seekor itu, dan sang gembala memilih untuk bersama-sama dengan domba yang ditemukan itu. Dengan kata lain, sang gembala meninggalkan kesembilan puluh sembilan ekor domba yang merasa diri benar dan merasa tidak memerlukan sang gembala, dan memilih bersama domba yang membutuhkannya. Lantas, siapakah kita dalam perumpamaan tersebut? [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Jika kita ingin menemui Sang Gembala, temuilah mereka yang selama ini diasingkan. Di sanalah Sang Gembala berada.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; 2Sam. 5:1-12; Luk. 15:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...