Protokol Peiayanan GKI Pondok Indah Menyikapi Wabah Virus Covid-19

1 Komentar 94 Views

Pengantar

Tak ada suotu pun yang menghalangi kasih Allah pada dunla. Penghayatan iman inilah yang perlu orang percaya miliki dalam menghadapi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Allah tetap ada bersama ciptaan-Nya dalam keadaan baik maupun buruk. la terus berkarya dalam segala Hal.

Namun demikian, saat ini kita menghadapi situasi yang khusus berkaitan dengan penyebaran dan penularan Covid-19. Panik dan takut bukanlah pilihan iman, tetapi berhikmat dan waspada adalah cara untuk menghargai kehidupan anugerah Allah sekaligus menjaga komunitas persekutuan umat Allah.

Menyikapi situasi di atas, Majelis Jemaat GKI Pondok Indah telah menyusun protokol khusus peiayanan di GKI Pondok Indah sebagai berikut:

Kesehatan Diri dan Lingkungan

  • Jika Saudara berada di lingkungan kompleks gereja, Gereja menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di beberapa tempat. Manfaatkanlah fasilitas tersebut untuk menjaga kebersihan tangan supaya tidak mudah tertular dan menuiari. Cucilah tangan pakai sabun dengan cara yang benar (minimal 20 detik) atau pakailah hand sanitizer untuk tetap menjaga kebersihan tangan.
  • Jika ada pertemuan dengan sesama, maka Saudara disarankan memberikan salam dalam bentuk senyum dan atau tangan yang didekatkan ke dada sehingga tetap dapat menjadi cara kita menunjukkan hospitalitas kepada sesama.
  • Bila demam,batuk atau kesulitan bernafas,segera hubungi dokter atau fasilitas kesehatan.Jauhi kumpulan yang dapat melemahkan kesehatan diri sendiri dan orang lain, sambil tetap terus saling mendoakan. Klinik GKI Pondok Indah juga tetap buka di pagi hari seperti biasa, kecuali klinik gigi untuk sakit yang sangat membutuhkan pertoiongan segera.

Kebaktian Minggu

Kebaktian Minggu, baik ibadah umum maupun kategori usia, tetap dilaksanakan seperti biasa. Umat dan pelayan gereja yang sakit dihimbau untuk segera ke dokter dan beristirahat di rumah. Gereja menyediakan masker hanya untuk orang yang sakit. Mohon dimaklumi bila Tim Hospitality Ministry atau anggota Majelis Jemaat meminta Saudara yang sakit untuk kembali ke rumah dan beristirahat. Umat dapat mengikuti ibadah dari rumah dengan menghubungi Kantor Gereja untuk mendapatkan rekaman audio yang dilakukan di ibadah kedua setiap minggunya yang juga terdapat dalam aplikasi android dan iOS GKIPI.

Kebaktian Umum akan dilakukan seperti biasa setelah wabah Covid-19 sudah reda dan kondisi kembali normal.

Penutupan ibadah Umum Sementara

Dalam hal tertentu, Majelis Jemaat dapat memutuskan penutupan Ibadah Umum secara sementara. Keputusan ini dilakukan dengan pertimbangan terhadap situasi yang mendesak atas penyebaran virus COVID-19, dan berdasarkan keputusan WHO, Pemerintah Pusat dan DKI Jakarta. Gereja berusaha mewujudkan tanggung jawab iman yang dilakukan dengan pertimbangan yang sangat matang.

Penutupan dilakukan juga untuk ibadah kategoriai.

Sebagai alternatif jemaat disarankan untuk beribadah di rumah dan tidak mengikuti ibadah di gereja lain untuk meminimalisir penularan virus Covid-19. GKl Pondok Indah menyediakan layanan kotbah secara live streaming lewat youtube pada jam tertentu di hari Minggu. Jemaat dapat mengklik link berikut hltp:/7biUy/qkipi live untuk masuk ke channel GKl Pondok Indah di Youtube.

Selanjutnya beberapa pembinaan yang sudah terjadwal juga disampaikan secara online. Informasi terbatas kami berikan kepada peserta yang bersangkutan (menyusul).

Sakramen Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus

Mengingat pentingnya kedua sakramen kita, yaitu Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus, maka keduanya perlu diselenggarakan dengan cara yang sebaik dan selayak mungkin. Untuk itu pelaksanaan Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus sementara ini akan ditunda sampai kondisi memungkinkan untuk dilaksanakan dengan cara sebaik mungkin.

Penyambutan Jemaat dalam Ibadah

Dalam setiap pertemuan jemaat, sebelum pertemuan/persekutuan/ibadah, umat yang hadir akan disambut oleh tim Hospitality Ministry atau saling menyambut satu dengan tainnya tanpa berjabatan tangan.

Sesudah ibadah, Pendeta dan Penatua akan langsung menuju konsistori dan tidak melakukan jabat tangan di pintu keluar. Pelayan ibadah dan sesarna warga jemaat tetap dapat memberikan senyuman sebagai tanda kasih dan sapaan.

Salam Damai dalam Ibadah

Di dalam setiap ibadah, demi keamanan bersama, tanda persahabatan dan damai tetap tidak perlu diekspresikan dengan berjabat tangan tetapi dengan tersenyum dan
(1) mengatupkan tangan di depan dada,
(2) menaruh tangan kanan di depan dada,
(3) melambaikan tangan,
(4) membungkukkan badan

Persembahan daiam Ibadah

Drsediakan metode untuk memberikan persembahan melaiui transfer ke rekening atas nama GKI Pondok Indah:

BCA: 237.44.77.888
ClMB Niaga: 800.121.989.500
Mandiri:101.00.8833.8825

atau barcode ke rekening gereja. Namun tetap disediakan kotak persembahan jika warga jemaat hendak
memberikannya via amplop.

Sebelum dan sesudah memberikan atau menghitungpersembahan,umat dan pelayan kebaktian wajib menjaga
kebersihan tangan. Penghitung persembahan perlu mengenakan masker.

Pelayanan Doa dan Perkunjungan

Pelayanan perkunjungan ke rumah sakit atau ke rumah, termasuk pelayanan Pelangi bagi para survivor kanker untuk sementara diliburkan sampai informasi berikutnya.Silakan umat menghubungi Pendeta untuk pelayanan doa.

Pelayanan Kedukaan

Pelayanan kedukaan hanya dilakukan oleh satu orang pendeta dan satu orang penatua. Pelayan kedukaan adalah yang daiam keadaan sehat dan di bawah 60 tahun serta tidak memiliki penyakit jantung, paru-paru, ginjal, diabetes, dsb. Pelayanan dilakukan dengan menjaga jarak (2 meter), tidak bersentuhan fisik dan menggunakan masker daiam pelayanan. Dihimbau hanya keluarga inti saja yang menghadirinya dan langsung ke pemakaman atau tempat kremasi sehingga tidak lagi ke rumah duka. Keluarga yang sedang sakit dianjurkan untuk tidak menghadiri ibadah kedukaan / pemakaman / kremasi.

Ibadah Pernikahan

Pelayanan Ibadah Pernikahan dilayani oieh seorang Pendeta, beberapa Penatua secukupnya, Pemusik dan PNj, tanpa pelayanan paduan suara. Ucapan selamat tidak diberikan dengan berjabat tangan, tetapi tetap memberikan tanda selamat dengan cara yang sudah diusulkan oleh Majelis Jemaat (tersenyum, meletakkan tangan di dada atau menunduk).

Persekutuan dan Rapat

Sampai dengan keputusan berikutnya, kegiatan persekutuan, PA, katekisasi, retreat, latihan paduan suara dan rapat sebaiknya ditiadakan untuk menghindarkan penyebaran virus Covid-19. Jika tidak dimungkinkan, dapat dilakukan melaiui media sosial khususnya selama 1 bulan ke depan. Jemaat diminta untuk menghindari pertemuan massal.

Informasi Rutin dari Gereja

Bagi jemaat yang beium mendapatkan informasi dari gereja secara rutin, dapat mendaftarka mengirimkan informasi di bawah ini ke nomor whatsapp GKI Pondok Indah +62895378911970 (s ini ke daftar kontak}: 1.Nama Lengkap 2. Status:Jemaat / Simpatisan

Jemaat dan simpatisan dapat juga mengikuti akun media sosial GKI Pondok Indah: Instagram dan Twitter @gkipi
download aplikasi Android dan iOS GKIPl melaiui Playstore dan Appstore
subscribe YouTube Channel GKIPl
serta kunjungi laman www.gkipi.org

Demikianlah protokol pelayanan ini disusun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Jakarta, Minggu,15 Maret 2020
Majelis Jemaat GKI Pondok Indah

1 Comment

  1. Pemakaian Masker yang Salah Kaprah - GKI Pondok Indah

    […] Ada 4 jenis masker yang dikenal publik. Masker N95, masker P95, masker bedah (surgical facemask), dan masker kain. Kecuali masker kain, yang tiga memenuhi standard medis, tapi acap tidak tepat indikasi pemakaiannya. Sedangkan masker kain tidak direkomendasikan medis (FDA), dan sejatinya tidak laik untuk dipakai kalau tujuannya melindungi pemakainya terhadap ancaman Covid-19. […]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Warta Majelis
Kegiatan