<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Votum dan Salam</title>
	<atom:link href="http://gkipi.org/votum-dan-salam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gkipi.org/votum-dan-salam/</link>
	<description>Situs Komunitas Jemaat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 16:24:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Joas Adiprasetya</title>
		<link>http://gkipi.org/votum-dan-salam/comment-page-1/#comment-202</link>
		<dc:creator>Joas Adiprasetya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 01:22:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gkipi.org/?p=2740#comment-202</guid>
		<description>Menurut saya bukan dua-duanya. Votum berasal dari kata Latin yang berarti janji (vow) atau deklarasi yang disampaikan oleh pemimpin untuk mengajak jemaat ingat dan meyakini bahwa Allah hadir dan Ialah yang menjadi dasar ibadah tersebut. Jadi, bukan sambutan Tuhan, bukan pula sebuah doa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya bukan dua-duanya. Votum berasal dari kata Latin yang berarti janji (vow) atau deklarasi yang disampaikan oleh pemimpin untuk mengajak jemaat ingat dan meyakini bahwa Allah hadir dan Ialah yang menjadi dasar ibadah tersebut. Jadi, bukan sambutan Tuhan, bukan pula sebuah doa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Frans Emiel Pesiwarissa</title>
		<link>http://gkipi.org/votum-dan-salam/comment-page-1/#comment-197</link>
		<dc:creator>Frans Emiel Pesiwarissa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 05:03:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gkipi.org/?p=2740#comment-197</guid>
		<description>Apakah pada saat pendeta mengawali ibadat minggu dengan membaca Votum, itu merupakan sambutan TUHAN untuk umatnya yang datang beribadat, atau dapat dikatakan sebagai unsur Doa deimana saat dibacakan Votum sikap jemaat harus tunduk kan kepala sebagai sikap doa sehingga dapat dianggap proses votum ini harus disikapi kusuk dan hikmat?
Sehingga saat itu bagi jemaat yang datang terlambat harus menunggu dan tidak boleh masuk  samapai proses ini selesai ?
Mohon bantuan petunjuk arti dari pembacaan Votum oleh Prendeta?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah pada saat pendeta mengawali ibadat minggu dengan membaca Votum, itu merupakan sambutan TUHAN untuk umatnya yang datang beribadat, atau dapat dikatakan sebagai unsur Doa deimana saat dibacakan Votum sikap jemaat harus tunduk kan kepala sebagai sikap doa sehingga dapat dianggap proses votum ini harus disikapi kusuk dan hikmat?<br />
Sehingga saat itu bagi jemaat yang datang terlambat harus menunggu dan tidak boleh masuk  samapai proses ini selesai ?<br />
Mohon bantuan petunjuk arti dari pembacaan Votum oleh Prendeta?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

