Tuhan Menyediakan, Kita Taat

Tuhan Menyediakan, Kita Taat

Kejadian 22:1-14

1 Komentar 84 Views

Dalam hal beriman kepada Tuhan mana yang lebih mudah bagi kita, percaya tanpa melihat bukti atau melihat bukti dulu baru percaya. Lazimnya, orang melihat bukti baru percaya. Pola beriman Abraham berbeda dari kebanyakan orang. Dari Awal mengikuti panggilan Tuhan, Abraham selalu percaya pada janji Tuhan (kejadian 12). Percaya janji memperoleh seorang anak, meskipun usia membatasi, dan taat melakukan perintah Tuhan dalam kondisi yang sulit, mempersembahkan Ishak anak semata wayang sebagai korban.

Abraham membuktikan iman yang hidup, melampaui kemustahilan. 25 tahun sabar menunggu kehadiran Ishak, kemudian memberikan anak sebagai korban atas perintah Tuhan. Ketaatan Abraham kepada Tuhan membuat Tuhan menyediakan yang Abraham perlukan, hewan korban menggantikan Ishak anak yang dikasihinya.

Apa yang kita perlukan, Allah sudah sediakan. Pengorbanan Yesus di salib menggantikan kita yang berdosa. Karya Allah memberi kita selamat. Tiada korban yang lebih besar dapat menebus kita. Sekarang bagaimana ketaatan beriman kita kepada Tuhan sebagai ungkapan syukur?

Roma 12:1 mengatakan : “…Supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, kudus dan yang berkenan kepada Allah; itu adalah ibadahmu yang sejati.”

1 Comment

  1. Dhora

    Ditengah era komunikasi yang canggih, kita sebagai anak Tuhan kiranya mempunyai hati yg bijak dlm menggunakan segala macam kecanggihan teknologi… Menjadikan semua itu sarana dlm upaya mengenal Tuhan.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan