Tuhan Menyediakan, Kita Taat

Tuhan Menyediakan, Kita Taat

Kejadian 22:1-14

1 Komentar 88 Views

Dalam hal beriman kepada Tuhan mana yang lebih mudah bagi kita, percaya tanpa melihat bukti atau melihat bukti dulu baru percaya. Lazimnya, orang melihat bukti baru percaya. Pola beriman Abraham berbeda dari kebanyakan orang. Dari Awal mengikuti panggilan Tuhan, Abraham selalu percaya pada janji Tuhan (kejadian 12). Percaya janji memperoleh seorang anak, meskipun usia membatasi, dan taat melakukan perintah Tuhan dalam kondisi yang sulit, mempersembahkan Ishak anak semata wayang sebagai korban.

Abraham membuktikan iman yang hidup, melampaui kemustahilan. 25 tahun sabar menunggu kehadiran Ishak, kemudian memberikan anak sebagai korban atas perintah Tuhan. Ketaatan Abraham kepada Tuhan membuat Tuhan menyediakan yang Abraham perlukan, hewan korban menggantikan Ishak anak yang dikasihinya.

Apa yang kita perlukan, Allah sudah sediakan. Pengorbanan Yesus di salib menggantikan kita yang berdosa. Karya Allah memberi kita selamat. Tiada korban yang lebih besar dapat menebus kita. Sekarang bagaimana ketaatan beriman kita kepada Tuhan sebagai ungkapan syukur?

Roma 12:1 mengatakan : “…Supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, kudus dan yang berkenan kepada Allah; itu adalah ibadahmu yang sejati.”

1 Comment

  1. Dhora

    Ditengah era komunikasi yang canggih, kita sebagai anak Tuhan kiranya mempunyai hati yg bijak dlm menggunakan segala macam kecanggihan teknologi… Menjadikan semua itu sarana dlm upaya mengenal Tuhan.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan