Tuhan, Inilah aku

Tuhan, Inilah aku

Belum ada komentar 12 Views

Coba bayangkan, bahwa anda berjumpa dengan seorang asing. Lalu orang asing itu dengan sangat telak menunjukkan segala yang telah anda perbuat, termasuk segala kelemahan dan dosa anda. Apa reaksi anda? Saya hampir yakin, bahwa yang muncul adalah ‘mekanisme pertahanan diri’. Anda mungkin akan menyangkal. Anda mungkin akan menghentikan percakapan dengan orang asing itu. Atau mungkin anda akan meninggalkan dia.

Sungguh menarik, bahwa ketika Yesus berbicara dengan seorang perempuan Samaria, siapapun dia. Khususnya ketika Yesus dengan sangat telak menunjukkan kehidupan pribadi perempuan itu, hal-hal yang seharusnya hanya diketahui oleh dia, justru hal itu yang menjadi awal dari perubahan hidupnya. Perempuan itu tidak menyangkal yang Yesus katakan. Ia justru kagum dengan pengetahuan Yesus itu dan menganggapnya sebagai nabi. Seolah, perempuan itu berkata:   ‘Tuhan, inilah aku’. Ini keberadaanku, ini hidupku, aku akui sejujurnya.

Melalui kisah perempuan Samaria ini kita melihat, bahwa karya Allah di dalam hidupnya dimulai justru dari kejujurannya menerima apa yang Yesus sudah bukakan. Kejujurannya untuk menerima hidupnya betapapun kelamnya. Keberaniannya untuk mengakui diri apa adanya. Tidak ada mekanisme pertahanan diri, sebuah pengakuan yang utuh. ‘Ini aku’.

Saudara, jika anda ingin karya Allah juga nyata dalam kehidupan anda, maka mulailah dengan membuka seluruh hidup anda kepadaNya. Ada banyak kehidupan dipulihkan, ada banyak luka batin disembuhkan, dan semua itu berawal dari kesediaan dan keberanian anda untuk membuka seluruh hidup anda, betapapun kelamnya.

Siapkah anda?

 

RDj.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan