Tuhan, Inilah aku

Tuhan, Inilah aku

Belum ada komentar 11 Views

Coba bayangkan, bahwa anda berjumpa dengan seorang asing. Lalu orang asing itu dengan sangat telak menunjukkan segala yang telah anda perbuat, termasuk segala kelemahan dan dosa anda. Apa reaksi anda? Saya hampir yakin, bahwa yang muncul adalah ‘mekanisme pertahanan diri’. Anda mungkin akan menyangkal. Anda mungkin akan menghentikan percakapan dengan orang asing itu. Atau mungkin anda akan meninggalkan dia.

Sungguh menarik, bahwa ketika Yesus berbicara dengan seorang perempuan Samaria, siapapun dia. Khususnya ketika Yesus dengan sangat telak menunjukkan kehidupan pribadi perempuan itu, hal-hal yang seharusnya hanya diketahui oleh dia, justru hal itu yang menjadi awal dari perubahan hidupnya. Perempuan itu tidak menyangkal yang Yesus katakan. Ia justru kagum dengan pengetahuan Yesus itu dan menganggapnya sebagai nabi. Seolah, perempuan itu berkata:   ‘Tuhan, inilah aku’. Ini keberadaanku, ini hidupku, aku akui sejujurnya.

Melalui kisah perempuan Samaria ini kita melihat, bahwa karya Allah di dalam hidupnya dimulai justru dari kejujurannya menerima apa yang Yesus sudah bukakan. Kejujurannya untuk menerima hidupnya betapapun kelamnya. Keberaniannya untuk mengakui diri apa adanya. Tidak ada mekanisme pertahanan diri, sebuah pengakuan yang utuh. ‘Ini aku’.

Saudara, jika anda ingin karya Allah juga nyata dalam kehidupan anda, maka mulailah dengan membuka seluruh hidup anda kepadaNya. Ada banyak kehidupan dipulihkan, ada banyak luka batin disembuhkan, dan semua itu berawal dari kesediaan dan keberanian anda untuk membuka seluruh hidup anda, betapapun kelamnya.

Siapkah anda?

 

RDj.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan