Tuhan, Inilah aku

Tuhan, Inilah aku

Belum ada komentar 10 Views

Coba bayangkan, bahwa anda berjumpa dengan seorang asing. Lalu orang asing itu dengan sangat telak menunjukkan segala yang telah anda perbuat, termasuk segala kelemahan dan dosa anda. Apa reaksi anda? Saya hampir yakin, bahwa yang muncul adalah ‘mekanisme pertahanan diri’. Anda mungkin akan menyangkal. Anda mungkin akan menghentikan percakapan dengan orang asing itu. Atau mungkin anda akan meninggalkan dia.

Sungguh menarik, bahwa ketika Yesus berbicara dengan seorang perempuan Samaria, siapapun dia. Khususnya ketika Yesus dengan sangat telak menunjukkan kehidupan pribadi perempuan itu, hal-hal yang seharusnya hanya diketahui oleh dia, justru hal itu yang menjadi awal dari perubahan hidupnya. Perempuan itu tidak menyangkal yang Yesus katakan. Ia justru kagum dengan pengetahuan Yesus itu dan menganggapnya sebagai nabi. Seolah, perempuan itu berkata:   ‘Tuhan, inilah aku’. Ini keberadaanku, ini hidupku, aku akui sejujurnya.

Melalui kisah perempuan Samaria ini kita melihat, bahwa karya Allah di dalam hidupnya dimulai justru dari kejujurannya menerima apa yang Yesus sudah bukakan. Kejujurannya untuk menerima hidupnya betapapun kelamnya. Keberaniannya untuk mengakui diri apa adanya. Tidak ada mekanisme pertahanan diri, sebuah pengakuan yang utuh. ‘Ini aku’.

Saudara, jika anda ingin karya Allah juga nyata dalam kehidupan anda, maka mulailah dengan membuka seluruh hidup anda kepadaNya. Ada banyak kehidupan dipulihkan, ada banyak luka batin disembuhkan, dan semua itu berawal dari kesediaan dan keberanian anda untuk membuka seluruh hidup anda, betapapun kelamnya.

Siapkah anda?

 

RDj.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan