Tuhan Cinta Semua Bangsa!

Tuhan Cinta Semua Bangsa!

Belum ada komentar 261 Views

Iman adalah tangan kita yang menggenggam tangan Allah yang senantiasa terulur kepada umat manusia kekasih-Nya. Dan baptisan adalah tanda atau meterainya. Ia bukanlah atribut yang membedakan kita dari orang lain, apalagi yang menggolongkan kita lebih baik ketimbang orang lain di hadapan-Nya. Yang terakhir inilah yang sempat membuat Petrus ragu memenuhi undangan Kornelius untuk datang ke rumahnya. Maka dalam Kis. 10:15 Tuhan berfirman kepada Petrus: “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.”

Bacaan kita hari ini menjelaskan kepada kita semua bahwa apabila hewan yang diciptakan Allah saja tidak dinyatakan “haram” oleh-Nya, apalagi manusia, makhluk kekasih-Nya. Apapun, bahkan iman atau baptisan sebagai tandanya, tak bisa membenarkan atau memberi hak kepada seseorang untuk menyatakan bahwa orang lain, sesamanya, yang berbeda darinya, adalah “haram”.

Maknanya bagi kita kiranya jelas. Kalau Tuhan kita “tidak membedakan orang”, maka kita pun mestinya demikian. Namun upaya kita untuk tidak membedakan orang, mesti dimulai dari penghayatan yang jernih tentang kasih Tuhan yang tidak bisa dibatasi atau ditempatkan dalam kotak-kotak ciptaan kita sendiri.

“Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran, berkenan kepada-Nya” (Kis. 10:35). Pernyataan yang luar biasa, yang selalu harus kita refleksikan dengan sungguh-sungguh, dalam kerendah-hatian dan keterbukaan yang tulus.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan