Trinitas Sebagai Dasar Kesatuan Gerejawi

Trinitas Sebagai Dasar Kesatuan Gerejawi

Belum ada komentar 26 Views

Saya pernah ditanya oleh seorang ibu, “Apakah saya dapat mengikuti kegiatan di GKI Pondok Indah, sekalipun saya belum menjadi anggota gereja ini?” Atau pertanyaan lainnya, “Anak saya berpacaran bukan dengan orang GKI, tetapi pacarnya juga Kristen koq. Apakah dapat diberkati di    GKI Pondok Indah?” Pertanyaan ini seakan diajukan   dengan asumsi bahwa GKI atau setidaknya GKI Pondok Indah adalah sebuah ‘rumah’ yang  pintunya hanya sedikit terbuka mereka yang tidak mencatatkan namanya sebagai anggota GKI Pondok Indah.

Sebenarnya, apa dasar dari pemahaman hidup bergereja? Gereja adalah persekutuan dimana orang yang mau hidup di jalan dan bersama Kristus, memilih untuk bersatu, belajar dan bertumbuh bersama di dalamnya.  Tidak ada seorangpun yang ditolak. Dasar dari pemahaman ini adalah karena setiap gereja, dibangun di atas dasar satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu tubuh, satu Roh dan satu pengharapan di dalam Kristus. Itu sebabnya salah satu tema yang pernah kita dengungkan adalah “All are welcome!” (semua orang  disambut dan diterima).

Masalahnya, sekalipun setiap gereja memiliki dasar yang sama, tetapi rumah yang dibangun memiliki isi dan aturan yang berbeda dengan lainnya. Sehingga, ada gereja yang mengatur sebuah pernikahan hanya dengan 1-2 minggu pelaporan dan dapat langsung diberkati, tetapi di GKI, setidaknya di GKI Pondok Indah saudara harus mendaftar minimum 3 bulan di muka dan mengikuti 3 hari bina pra nikah. Atau, sekalipun semua gereja mengakui baptisan, namun aturannya berbeda-beda.

Pertanyaannya:

  1. Apakah saudara mengetahui perbedaan antara gereja kita (GKI Pondok Indah) dengan gereja lainnya, di luar trinitas yang menjadi pemersatunya?
  2. Apakah kita sedia menerimanya dengan keyakinan bahwa tujuan semua itu agar terjadi kesatuan Roh dan ikatan damai sejahtera di antara sesama orang percaya dalam sebuah gereja?

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
  • Sambutlah Pimpinan Tuhan
    Takut. Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah...
  • Sambutlah Kristus
    Bulan Budaya dilakukan setiap 2 tahun sekali di GKI Pondok Indah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga jemaat...
  • syukur
    Hendaklah Hatimu Melimpah Dengan Syukur
    Kolose 2:7
    Kita kerap mempermurah makna syukur hanya sebagai reaksi hati, atau malah emosional, atas berkat atau keberuntungan yang kita percaya...
Kegiatan