Trinitas Sebagai Dasar Kesatuan Gerejawi

Trinitas Sebagai Dasar Kesatuan Gerejawi

Belum ada komentar 23 Views

Saya pernah ditanya oleh seorang ibu, “Apakah saya dapat mengikuti kegiatan di GKI Pondok Indah, sekalipun saya belum menjadi anggota gereja ini?” Atau pertanyaan lainnya, “Anak saya berpacaran bukan dengan orang GKI, tetapi pacarnya juga Kristen koq. Apakah dapat diberkati di    GKI Pondok Indah?” Pertanyaan ini seakan diajukan   dengan asumsi bahwa GKI atau setidaknya GKI Pondok Indah adalah sebuah ‘rumah’ yang  pintunya hanya sedikit terbuka mereka yang tidak mencatatkan namanya sebagai anggota GKI Pondok Indah.

Sebenarnya, apa dasar dari pemahaman hidup bergereja? Gereja adalah persekutuan dimana orang yang mau hidup di jalan dan bersama Kristus, memilih untuk bersatu, belajar dan bertumbuh bersama di dalamnya.  Tidak ada seorangpun yang ditolak. Dasar dari pemahaman ini adalah karena setiap gereja, dibangun di atas dasar satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu tubuh, satu Roh dan satu pengharapan di dalam Kristus. Itu sebabnya salah satu tema yang pernah kita dengungkan adalah “All are welcome!” (semua orang  disambut dan diterima).

Masalahnya, sekalipun setiap gereja memiliki dasar yang sama, tetapi rumah yang dibangun memiliki isi dan aturan yang berbeda dengan lainnya. Sehingga, ada gereja yang mengatur sebuah pernikahan hanya dengan 1-2 minggu pelaporan dan dapat langsung diberkati, tetapi di GKI, setidaknya di GKI Pondok Indah saudara harus mendaftar minimum 3 bulan di muka dan mengikuti 3 hari bina pra nikah. Atau, sekalipun semua gereja mengakui baptisan, namun aturannya berbeda-beda.

Pertanyaannya:

  1. Apakah saudara mengetahui perbedaan antara gereja kita (GKI Pondok Indah) dengan gereja lainnya, di luar trinitas yang menjadi pemersatunya?
  2. Apakah kita sedia menerimanya dengan keyakinan bahwa tujuan semua itu agar terjadi kesatuan Roh dan ikatan damai sejahtera di antara sesama orang percaya dalam sebuah gereja?

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kabar baik
    Kabar Baik
    Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
    Apa yang diharapkan selain kebaikan dari situasi yang serba buruk, menderita, dan tidak adil? Situasi itu menggelisahkan kita seiring...
  • Menghidupi Pertobatan
    Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:1-2, 8-13; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
    Pertobatan memanggil seseorang untuk menghayati hidupnya dengan cara baru. Pertobatan artinya berbalik dari cara kehidupan lama menuju kehidupan baru....
  • Keluar Dari Kekelaman
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:1-7, 17-19; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Apakah Anda mengingat permainan petak umpet? Pada saat saya masih kecil, kami sering memainkan permainan ini. Satu orang menutup...
  • Yesus Raja dan Gembala
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24
    Minggu ini adalah Minggu Kristus Raja, akhir tahun liturgi gereja. Minggu depan adalah Adven I, awal tahun gereja. Gelar...
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
Kegiatan