The Magnificat

The Magnificat

Belum ada komentar 149 Views

Nyanyian pujian Maria ini amat terkenal dan menjadi sumber inspirasi dari banyak karya seni religius. Ia biasa disebut the Magnificat, merujuk pada kalimat pertama dalam ayat 46: “Jiwaku memuliakan Tuhan…”

Nyanyian pujian pada hakikatnya adalah ungkapan syukur atas sesuatu yang menyukacitakan. Pada Maria ia adalah pujian kepada Tuhan ini adalah syukurnya karena ia telah dipilih-Nya untuk melayani-Nya, walau ia rendah dan tak berharga. Dan bila kita simak kisahnya, pujian ini dinaikkan dengan latar-belakang pergumulan yang sama sekali tidak sederhana.

Maria menyambut pesan Tuhan melalui malaikat Gabriel (Luk. 1:38) dengan polos: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu…” Padahal konsekuensinya bagi Maria yang masih muda itu sangatlah berat. Ia dapat dianggap berkhianat bahkan berzinah oleh Yusuf. Ada ancaman pengadilan oleh Mahkamah Agama. Anak yang dilahirkan akan menjadi anak haram. Dan semuanya itu akan mempermalukan segenap keluarganya maupun keluarga Yusuf.

Namun Maria bersedia menanggungnya. Karena ia percaya. Percaya yang didasarkannya di atas harapannya yang kokoh kepada Tuhan. Bila kita simak kata-kata dari pujian Maria, maka nyata bahwa harapan itu tidak cuma menyangkut dirinya sendiri tetapi mencakupi segenap bangsa bahkan dunia. The Magnificat adalah nyanyian harapan keselamatan dalam Tuhan.

Kiranya Natal kita tahun ini juga adalah the Magnificat kita masing-masing…

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan