Terlalu Sedikit!

Terlalu Sedikit!

Belum ada komentar 8 Views

Setiap detiknya, saya membayangkan, ada ribuan atau malah jutaan orang di seluruh dunia ini yang mengeluh dengan suara keras atau dalam hati, bahwa apa yang dia miliki atau terima sungguh terlalu sedikit. Seandainya Allah memiliki hotline service untuk menampungnya, maka itu akan menjadi saluran paling laris dan orang rela mengantri untuk didengar keluhannya.

Sebaliknya, saya juga masih membayangkan, hotline service lain untuk menampung kegairahan anak manusia yang berkata, “terlalu sedikit selama ini aku memberi dan berbagi” bakal senyap; setidaknya jauh lebih sepi dibanding yang pertama.

Padahal, sesungguhnya, yang kedualah yang paling sepadan dengan kerinduan Allah bagi manusia. Ia berkata, “terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku … tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa” (Yes. 49:6). Soal mendapat dan memiliki, manusia selalu saja merasa “terlalu sedikit;” sebaliknya, soal memberi dan berbagi, manusia selalu saja merasa “terlalu banyak.”

Hari ini, sebuah undangan terpampang di hadapan kita. Allah yang memberi secara melimpah itu mengundang kita untuk mengambil sebuah lompatan iman—dari zona “terlalu sedikit menerima dan memiliki” ke zona “terlalu sedikit memberi dan berbagi.”

Yang mampu kita berikan, sebanyak apa pun itu menurut kita, tentulah tak seberapa dibanding menggunungnya penderitaan semesta ini. Kita hanya mampu memberi sebatang lilin-kehidupan, yang nyalanya redup dan pendarnya tak spektakuler.

Namun, sejauh terang itu kita peroleh dari Sang Terang Sejati, maka percayalah, hidup akan sampai ke labuhan kebahagiaan yang sejati.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan