Tanpa Batas

Tanpa Batas

Belum ada komentar 10 Views

Saudara pasti pernah melihat sebuah undangan dengan tulisan untuk kalangan terbatas*). Undangan yang hanya diperuntukkan untuk sekelompok orang tertentu. Jika saudara tidak memiliki akses untuk masuk, silakan gigit jari atau kalau masih ada celah – silakan mengintip. Ya betapa biasanya kita melihat pembatasan demi pembatasan. Tidak ada lagi perasaan aneh ketika kita dipisahkan dengan orang lain karena perbedaan (bisa saja perbedaan ekonomi, status, budaya, dll). Justru kemudian kita merasa canggung ketika batas itu diruntuhkan karena kita merasa kehilangan kenyamanan dan kekhususan dari pelayanan yang diberikan. Jika semua orang diperlakukan sama lalu apa istimewanya? Kita tidak lagi merasa spesial dan tidak rela menjadi sama dengan orang kebanyakan.

Bagaimana dengan kehadiran gereja di tengah dunia ini, apakah kehadirannya hanya untuk kalangan terbatas saja (baca : hanya untuk anggota)?. Apakah kita merasa kehilangan keistimewaan kita pada saat disatukan tanpa batas dengan sesama kita? Apakah kita akan merasa kehilangan kenyamanan atau merasa janggal ketika seorang asing masuk lingkungan gereja dan menikmati fasilitasnya?

Salah satu visi misi GKIPI adalah menjadi gereja yang terbuka. Terbuka berarti kita bersedia menerima siapa pun tanpa batas, tanpa sekat. Siapkah kita membuka setiap pintu-pintu yang tertutup dan dengan penuh kehangatan, tanpa kecurigaan mengundang sesama untuk masuk dan meneguk kasih di tengah panasnya kehidupan? Beranikah kita membuka diri dan menjadi rapuh dengan robohnya tembok-tembok yang memisahkan kita? Beranikah kita menggemakan bahwa tidak ada lagi yang membedakan dan memisahkan kita dari sesama karena kita semua adalah anak-anak terkasih Allah.
Mari kita mewujudkannya!

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
Kegiatan