Taatkah aku?

Taatkah aku?

Belum ada komentar 23 Views

Ketaatan tidak selalu mudah. Apalagi bila ketaatan itu memperhadapkan kita dengan salib dan penderitaan. Ungkapan ‘Yesus yang belajar taat’ sungguh merupakan teladan dan panggilan kepada jemaat Ibrani yang pada waktu itu sedang mengalami penindasan.

Sesungguhnya Yesuspun bukannya tanpa pergumulan, ketika Ia belajar taat. UngkapanNya dalam Yoh. 12:27, merupakan dialog batinNya yang tengah bergumul untuk terus maju menuju salib atau berbelok arah. Namun kesadaran akan tugas dan panggilanNya akhirnya membawa diriNya pada satu keputusan: maju terus!

Kadang tugas dan panggilan memang menuntut penyangkalan diri kita. Di sinilah tema ‘taatkah Aku?’ lalu menjadi sebuah pertanyaan yang harus terus kita munculkan dalam diri kita. Semoga ketaatan Kristus selalu menyemangati kita untuk terus belajar taat, meski tantangan dan rintangan menghadang di depan.

[RDj]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan