Taatkah aku?

Taatkah aku?

Belum ada komentar 28 Views

Ketaatan tidak selalu mudah. Apalagi bila ketaatan itu memperhadapkan kita dengan salib dan penderitaan. Ungkapan ‘Yesus yang belajar taat’ sungguh merupakan teladan dan panggilan kepada jemaat Ibrani yang pada waktu itu sedang mengalami penindasan.

Sesungguhnya Yesuspun bukannya tanpa pergumulan, ketika Ia belajar taat. UngkapanNya dalam Yoh. 12:27, merupakan dialog batinNya yang tengah bergumul untuk terus maju menuju salib atau berbelok arah. Namun kesadaran akan tugas dan panggilanNya akhirnya membawa diriNya pada satu keputusan: maju terus!

Kadang tugas dan panggilan memang menuntut penyangkalan diri kita. Di sinilah tema ‘taatkah Aku?’ lalu menjadi sebuah pertanyaan yang harus terus kita munculkan dalam diri kita. Semoga ketaatan Kristus selalu menyemangati kita untuk terus belajar taat, meski tantangan dan rintangan menghadang di depan.

[RDj]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Keajaiban Belas Kasihan
    Apa bedanya kasihan dengan belas kasihan Tuhan? Dua puluh tahun yang lalu waktu saya melayani di sebuah rumah singgah,...
  • Keajaiban Pengampunan
    Mazmur 25:1-10
    Mana yang lebih mudah: meminta maaf atau memaafkan orang yang menyakiti kita? Kehadiran Tuhan dalam hidup orang percaya mengajak...
  • raja
    Raja-kan Yesus
    Raja menciptakan, sekaligus memimpin kerajaan mereka; dan sebuah kerajaan akan mencerminkan pemimpinnya. Tuhan Yesus kerap diumpamakan sebagai seorang raja...
  • Mendekat atau Menjauh?
    Ibrani 10:11-25
    Saudara, pernahkan saudara menolong seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan, dan saudara tidak mengharapkan ia membalas pertolongan saudara karena saudara...
Kegiatan