Supaya Mereka Semua Menjadi Satu

Supaya Mereka Semua Menjadi Satu

Belum ada komentar 116 Views

Ut omnes unum sint, supaya mereka semua menjadi satu. Demikian doa Yesus bagi para murid-Nya pada masa itu, namun juga bagi semua orang percaya di segala abad, yaitu “orang-orang yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka” (ay. 20). Doa Yesus ini tidak sembarangan, sebab Ia memanjatkannya kepada Sang Bapa dengan sebuah pemahaman, bahwa kesatuan gereja itu landasannya tak lain adalah kesatuan Trinitaris itu sendiri, “sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita” (ay. 21).

Jadi, gereja harus bersatu karena gereja berada di dalam kesatuan Bapa dan Anak dalam kuasa Roh Kudus. Mengingkari kesatuan gereja sama halnya dengan mengingkari kesatuan Allah Trinitas. Itu berarti, sekalipun dalam kenyataannya kita masih terus memperjuangkan wujud kesatuan gereja itu, kita harus mulai dari sebuah pengakuan bahwa memang gereja sudah satu.

Akan tetapi, di pihak lain, kesatuan gereja tidak boleh kita pahami sebagai keseragaman. Unity tidak sama, bahkan berlawanan, dengan uniformity. Kesatuan gereja juga tidak berarti penghilangan keunikan masing-masing anggota. Sebab sama seperti tiga Pribadi ilahi—Bapa, Anak, dan Roh Kudus—yang berbeda satu sama lain, demikianlah gereja-gereja merayakan perbedaan dan keunikannya masing-masing.

Oleh karena itu, mulai sekarang mari kita memandang kemajemukan gereja secara tepat. Miliki kepedihan setiap kali menyaksikan perpecahan gereja. Miliki kegembiraan untuk merayakan kemajemukan gereja. Miliki pengharapan bahwa kelak seluruh gereja sungguh-sungguh dipersatukan secara utuh. Ut omnes unum sint

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
  • inisiatif
    Partisipatif : Berinisiatif
    Markus 2:1-12
    Wow..kembali sebuah kisah tentang keterbukaan Yesus. Ia menerima cara orang menghampiriNya, meski tidak lazim. Melalui atap! Bukankah tiap orang...
Kegiatan