Siapakah Orang Ini?

Siapakah Orang Ini?

Belum ada komentar 3 Views

Memasuki kota Yerusalem Yesus disambut dengan kata-kata indah bagi seorang peziarah, yang dikutip dari Mzm 118:26, “Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN..!” Namun selain menyerukan “diberkatilah” (Ibr.: “barak”), orang banyak menyerukan juga “hosana”, tepatnya, “Hosana bagi anak Daud..” “Hosana” berarti “bebaskan kami, menangkan kami” (Ingg.: “be propitious”). Inilah cerminan dari dambaan pembebasan yang diharapkan dari seorang “Mesias”. Pembebasan dari penjajahan Romawi yang amat dibenci.

Tak heran bila banyak orang dengan heran bertanya-tanya: “Siapakah orang ini?” Pertanyaan yang adalah ungkapan ketakjuban atas penyambutan bagi seseorang yang begitu bersahaja. Atas mukjizat yang dilakukan-Nya (sebelum memasuki Yerusalem Yesus membangkitkan Lazarus), dan mestinya juga atas kata-kata bijak-Nya dan ketegasan-Nya (mengusir para penjual yang mengambil untung dari para peziarah di Bait Allah).

Namun Yesus masuk kota Yerusalem dengan pesan yang mestinya jelas bagi siapa pun. Ia datang bukan sebagai panglima perang yang hendak meremukkan penjajahan. Sebaliknya ia datang menunggang keledai muda dengan jubah putih, lambang anti kekerasan. Karena Ia datang sebagai “Mesias” yang hendak memberikan diri (baca: mengorbankan diri), bagi keselamatan umat Allah, bahkan bagi segenap ciptaan, dunia dan manusia.

Dalam terang itu, pertanyaan “Siapakah orang ini?” mestinya ditanyakan setiap orang percaya pada apa pun persepsinya tentang Kristus, dan pada dirinya sendiri. Pertanyaan yang tidak bisa tidak, harus dihadapmukakan pada misi sejati sang Kristus.

 

 

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan