Pelangi Tuhan – Pelangi Kita

Pelangi Tuhan – Pelangi Kita

1 Komentar 193 Views

Sejak “sekolah Minggu” dan sebagaimana kita baca dalam teks kita, kita tahu bahwa pelangi adalah tanda bagi manusia, bahwa  Allah takkan lagi menghancurkan bumi dengan air bah yang dahsyat. Padahal bila kita baca Kej. 9:16, ternyata busur (baca: pelangi) itu adalah tanda peringatan bagi Allah sendiri! Untuk mengingatkan-Nya akan janji-Nya sendiri terhadap segala makhluk hidup di bumi.

Dunia dan manusia di dalamnya sudah terlalu rusak di hadapan Allah, sehingga tak ada pilihan lain bagi-Nya kecuali menghancurkannya. Namun yang amat indah di balik kedahsyatan murka Allah itu, adalah terdapatnya celah pengampunan dan kesempatan baru untuk bertobat. Pada akhirnya, ternyata Allah tidak sekadar hendak menghukum bumi dan segala makhluk di dalamnya, melainkan bermaksud untuk membaruinya. Dan IA berkenan melakukannya dengan memulainya dari keluarga Nuh dan segala jenis hewan yang ada.

Maka jelaslah kiranya, bahwa di balik kisah yang menakjubkan ini, Allah adalah Allah yang menghendaki suatu “stabilitas kosmis” yang di dalamnya segenap makhluk (baca: ciptaan) hidup bersama dengan “damai dan sejahtera”. Tidak seperti yang dikeluhkan Allah dalam Kej. 6:11-12, yaitu bumi yang rusak dan penuh kekerasan, dan manusia yang hidup rusak pula. Indah sekali yang dikatakan dalam Kej. 8:22, “…selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

Jika Allah sendiri berkenan menjadikan pelangi sebagai alat   untuk mengingatkan diri-Nya akan janji-Nya sendiri, maka pelangi itu juga harus menjadi peringatan bagi kita, manusia. Agar kita turut “memegang” janji Allah itu, dengan memelihara dan menjaga “stabilitas kosmis” sebagaimana dikehendaki-Nya.

Pelangi-Nya mesti menjadi pelangi kita!

PWS

1 Comment

  1. markus riwu

    Sebagai orang percaya kita harus bersyukur, kita menjadi bagian dari janji berkat yang Tuhan Allah berikan karena yang pasti Allah tidak pernah mengingkari janjiNYA, Allah selalu setia pada JanjiNYa bahkan ketika kehidupan ini sudah sangat rusak Allah selalu punya berinisiatif untuk memulihkan kehidupan orang percaya lewat kehadiran TYK yg telah mati namun bangkit kembali…. sekarang tinggal bagaimana respon kita orang percaya
    Belajar dari NUH yang berani tampil beda untuk selalu hidup benar walapun NUH hidup pada angkatan yang sangat rusak
    so responlah Janji Allah dengan Cara dan Sikap yang benar, TYK memberkati kita semua

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Menderita Berulang?
    Ibrani 9:24-28
    Apakah Yesus harus berulang-ulang disalib karena dosa kita? Suatu kali seorang anak bertanya kepada ayahnya, “Apa itu Papa?” Papanya...
  • Jalan Serta Yesus
    Ulangan 6:1-9
    Adakah orang Kristen yang tidak berjalan bersama Tuhan Yesus? Seorang pengusaha muda Kristen yang sangat teguh prinsip Kristennya suatu...
  • Dari Keluarga Kepada Dunia (Pemulihan)
    Yeremia 31:7-9 dan Mazmur 126
    Pemulihan selalu mendatangkan kegembiraan. Syair ini menggambarkan pemulangan para buangan dari Babel ke negeri Israel (Yer 31: 7-9). Masa-masa...
  • Memperjuangkan Kepedulian
    Yesaya 53:4-12 dan Markus 10:35-45
    Keinginan untuk menjadi pusat perhatian menjadi begitu besar saat ini. Berbagai cara dan fasilitas saat ini membuat seseorang menjadi...
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
Kegiatan