Paska III: Percaya dan Beritakanlah

Paska III: Percaya dan Beritakanlah

Belum ada komentar 26 Views

Kebangkitan Yesus bukanlah halusinasi tetapi sebuah realita. Yesus yang bangkit dan menampakkan diri bukanlah sesosok hantu tetapi Yesus bangkit dengan tubuh yang sempurna (tubuh dan roh-Nya). Betapa pun sulitnya untuk dimengerti oleh pikiran manusia bahwa Yesus yang mati itu bangkit, tidak ada yang dapat membatasi karya Allah yang ajaib. Jika manusia tidak dapat menyelami karya Allah yang luar biasa, bukan berarti bahwa karya Allah dalam kebangkitan Yesus menjadi dogeng atau cerita hisapan jempol belaka, bukan?

Para murid mencoba mencerna semua pekerjaan Allah yang luarbiasa atas kebangkitan Yesus. Mereka menyaksikan kematian-Nya tanpa rekayasa. Kini mereka membuktikan bahwa kebangkitan Yesus pun bukan ilusi atau halusinasi dari bentuk kedukaan dan ketakutan mereka. Yesus menunjukkan dan mengajarkan para murid agar mereka mengerti dan percaya akan peristiwa kebangkitan-Nya, sebab itu yang akan menjadi landasan tugas mereka berikutnya yaitu menjadi saksi Kristus di dunia.

Tiada lagi keraguan yang merintangi bahwa Yesus sungguh bangkit. Kini para murid dipanggil untuk memberitakan kebangkitan Yesus sebab mereka adalah saksi kebangkitan itu sendiri. Memberitakan kepada dunia agar dunia melihat dan percaya. Tugas ini pun nyata bagi kita – umat-Nya, kita percaya dan mengimani bahwa berita kebangkitan Yesus bukanlah illusi maka beritakanlah bagi dunia agar yang berdosa datang bertobat dan diselamatkan oleh-Nya. Percaya dan beritakanlah.

 

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan