Menyatu Bersama Kristus

Filipi 2:5-11; Lukas 22:14-23:56

Belum ada komentar 58 Views

Kita itu berbeda. Cara pikir kita beda. Karakter beda. Dan banyak perbedaan lainnya. Itulah yang disebut ‘unik’. Manusia itu unik. Selalu tidak ada yang sama dalam diri mereka satu dengan yang lain. Masalahnya, bagaimana yang unik ini bisa bersatu? Dalam keluarga, dalam persekutuan? Bahkan dalam kehidupan bersama sebagai bangsa?

Kata kuncinya adalah: ‘menjadi sama’ (Fil. 2:7). Lha namanya beda kok bisa menjadi sama, bagaimana mungkin? Ya mungkin saja kalau kita mau ‘menyamakan diri’. Dan itu berarti ada yang harus kita lepaskan, ada yang harus kita tinggalkan. Selama kita ‘ngotot’ dengan ke khasan kita yang tidak pernah menjadi sama! Menjadi sama itu berarti perhatian kita terarah ‘pada yang lain’, bukan diri sendiri. Mencoba mengerti dan memahami orang lain lalu mulai membangun kesatuan. Yang lainpun sama, tidak ‘ngotot’ dengan kekhasan dirinya tetapi mulai mencari kesamaan.

Itulah refleksi Paulus mengenai ‘salib’. Jika kita mau menyatu bersama Kristus, berarti kita harus terus merawat kesatuan di antara kita, baik keluarga, gereja maupun masyarakat. Belajar seperti Kristus untuk merendahkan diri dan menjadi sama dengan yang lain. Bukan tampil sebagai ‘penguasa’ yang harus diikuti dan dituruti, melainkan memandang yang lain sebagai ‘sahabat’ di mana kita mau memahami dia.

Puncak penderitaan Kristus makin dekat. Ia yang mulia tampil sebagai pelayan untuk ‘menjadi sama’ dengan kita (Lukas 22:26-27). Saatnya kita menanggalkan segala keangkuhan dan duduk bersama sebagai sahabat! Tuhan memberkati kita semua!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
  • Sambutlah Pimpinan Tuhan
    Takut. Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah...
  • Sambutlah Kristus
    Bulan Budaya dilakukan setiap 2 tahun sekali di GKI Pondok Indah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga jemaat...
  • syukur
    Hendaklah Hatimu Melimpah Dengan Syukur
    Kolose 2:7
    Kita kerap mempermurah makna syukur hanya sebagai reaksi hati, atau malah emosional, atas berkat atau keberuntungan yang kita percaya...
  • Gereja Persahabatan
    3 Yohanes adalah surat yang ditulis oleh Yohanes untuk Gayus, sahabatnya. Ia menjadi salah satu tulisan dalam pustaka Yohanes...
Kegiatan