Mengikut Sang Anak Domba

Mengikut Sang Anak Domba

Yohanes 1:29-42

Belum ada komentar 183 Views

Akhir-akhir ini banyak bermunculan motivator dan pelatih pengembangan diri. Mereka antara lain menawarkan kepada para peserta pelatihan mereka, untuk mengembangkan dan menajamkan banyak kualifikasi pribadi yang krusial sebagai pemimpin. Namun menarik sekali bahwa nyaris tidak ada di antara mereka yang mendaftarkan mentalitas “bersedia berkorban” sebagai kualifikasi yang penting.

Yohanes Pembaptis, selalu menunjuk kepada Yesus sebagai yang jauh lebih besar ketimbang dirinya. Bahkan ia mengatakan: “Membuka tali kasut-Nya pun aku tak layak…” Yohanes Pembaptis amat memahami bahwa tugasnya hanyalah sebagai pemersiap jalan bagi sang Kristus, karena Dialah yang utama, yang dinanti-nantikan.

Namun Dia yang ditunggu-tunggu itu bukanlah seorang pemimpin besar bak adiraja penuh wibawa dan kuasa, melainkan bagai seekor anak domba (Yoh. 1:29). Konotasi anak domba adalah jelas kurban. Anak domba Allah adalah kurban bagi Allah demi penyelamatan dunia. Tetapi sang Anak Domba Allah bukanlah kurban yang dipaksa untuk dikorbankan. Ia dengan sukarela menjadi kurban demi cinta-Nya kepada dunia dan manusia. Ia adalah seorang pemimpin yang senantiasa siap untuk berkorban.

“..lihatlah (behold/look) Anak Domba Allah…” ajak Yohanes Pembaptis. Melihat kepada-Nya, menyaksikan sendiri bagaimana Ia rela mengorbankan diri-Nya demi kita. Melihat kepada-Nya dan mengikut Dia. Mengikut Dia bukan sekadar karena janji kelimpahan, kesejahteraan, kemakmuran, kesembuhan, kekuasaan atau kemuliaan. Tetapi mengikut Dia dan meneladani sang Anak Domba Allah, mencontoh kepedulian dan kasih-Nya kepada dunia kita yang carut-marut ini, dan kepada mereka yang tersisih dan tertinggal di tepian kehidupan kita. Mengikut sang Anak Domba Allah berarti meneladani kesediaan-Nya untuk berkorban.
Kita?

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
Kegiatan