Mengampuni = Memulihkan Diri

Mengampuni = Memulihkan Diri

1 Komentar 57 Views

Masa Lalu Yusuf yang sangat buruk karena mengalami kekerasan dari kakak-kakaknya, tentu saja menyakitkan. Herannya, Yusuf tidak lagi memperhitungkan itu sebagai pengalaman yang buruk. Ia bahkan mengatakan bahwa Allahlah yang yang menyuruh Yusuf ke Mesir, sekalipun ia datang ke Mesir karena kejahatan kakak-kakaknya. Mengapa Yusuf dapat tegar dan tangguh seperti itu?

Kuncinya adalah pada pengampunan. Yusuf telah berhasil mengampuni kakak-kakaknya yang telah menorehkan luka dalam dirinya, dengan kekuatan kasih dan pengampunan dari Tuhan. Pengalaman yang sangat radikal dalam diri seorang yang telah dilecehkan oleh orang-orang yang dikasihinya.

Masalah yang dialami pada waktu Yusuf muda atau kecil, bisa jadi mirip dengan pengalaman kita. Tanpa kita sadari orang-orang di sekitar kita melecehkan emosi kita dengan membuat kita merasa bahwa kita tidak berharga. Akibatnya, kita sangat sensitif jika ada seseorang yang tampaknya merendahkan harga diri kita.

Saudara, berita gembira bagi kita: Tuhan dapat memulihkan kita. Saat kita membuka hati kita dan mengatakan, “Ya Tuhan, saya membuka hati saya untuk mengampuni dan dipulihkan!” Maka kasih Ilahi itu akan bekerja dengan penuh kuasa dalam diri kita.

Pertanyaannya:

  1. Apakah kita pernah mengalami perendahan harga diri selama hidup kita sejak kita lahir?
  2. Apakah kita bersedia dipulihkan oleh Tuhan dengan cara membuka diri agar kuasa pengampunan Kristus di kayu salib menyentuh hati kita?

 

Salam Pemulihan,
Riajos

1 Comment

  1. justin

    Saya juga mempunyai pengalaman yang pahit. dan selama saya menyimpan dendam, hidup saya tidak tenang. puji Tuhan setelah saya mengampuni orang tersebut saya merasakan hidup saya kembali bersemangat. Syukur kepada Tuhan atas kasihnya. Amen

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • terhubung
    Terhubung Dan Bahagia Bersama Sesama
    Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1 Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18
    Hidup kita semakin terhubung satu dengan yang lain begitu cepat dan mudah. Keterhubungan komunikas dan informasi adalah sebuah keuntungan...
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
Kegiatan