Menanti : Menjadi Terang tapi bukan Sang Terang

Yes. 61:1-4, 8-11; Mzm. 126; 1 Tes. 5:16-24; Yoh. 1:6-8, 19-28

Belum ada komentar 100 Views

Adven III

Para murid Yohanes dan jemaat yang ada di sekitarnya, karena ketidaktahuannya telah menempatkan Yohanes di atas Yesus, oleh karena itu penulis Injil dengan sangat hati-hati menjelaskan tentang siapa sebenarnya Yohanes itu: “Ia (Yohanes) bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.”

Posisi Yohanes memang sangat penting, namun posisinya yang penting itu tidak dapat dilepaskan dari perannya dalam mempersiapkan jalan untuk kehadiran Tuhan Yesus ke dunia ini. Yohanes bukan terang itu sendiri, melainkan utusan Allah yang harus memberikan kesaksian tentang terang itu, sehingga banyak orang menjadi percaya. Apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab Yohanes dilanjutkan pada para murid Yesus dan termasuk kita yang juga mempunyai kewajiban untuk memberi kesaksian tentang “terang itu”. Kita bukan terang itu, namun perlu menjadi saksi akan kehadiran sang terang yang diwujudkan melalui sikap, pemikiran dan tindakan kita dalam kehidupan ini.

Marturia (kesaksian) sebagai salah satu tugas panggilan gereja, perlu mendapatkan perhatian kita yang sama bobotnya dengan koinonia (persekutuan) dan diakonia (pelayanan). Namun kesaksian itu bukanlah kesaksian tentang diri kita semata, melainkan tentang terang Firman Tuhan yang diperhadapkan pada pergumulan yang kita hadapi dalam kehidupan kita. Dengan demikian iman percaya kita akan bertumbuh karena pengalaman nyata ketika mewujudkan Firman Tuhan itu.

Dalam masa penantian ini, kita diingatkan kembali tentang kehadiran Kristus yang menerangi hidup kita, menjadi hidup yang bisa disaksikan oleh banyak orang dan sekaligus yang menginspirasi dan memberikan pencerahan pada orang lain karena terang yang ada dalam kehidupan kita.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan