Memilih Kehidupan

Ulangan 30:19

Belum ada komentar 163 Views

Tidaklah mudah untuk hidup dengan setia di dunia yang penuh dengan sifat mendua. Batas antara cinta dan benci, kebaikan dan kejahatan, keindahan dan rupa buruk, sikap kepahlawanan dan pengecut, tidak terlalu jelas dan sulit untuk dilihat. Meskipun sulit, kita harus belajar menentukan pilihan-pilihan yang bijaksana.

“Memilih kehidupan”, itulah panggilan Allah bagi kita. Dalam hidup ini, kita diharuskan untuk memilih. Kehidupan dan kematian selalu membayangi kita baik itu dalam imajinasi, pikiran, kata-kata, sikap, dan tindakan kita, bahkan ketika kita diam saja.

Di balik tindakan yang menyatakan pilihan kita atas kehidupan, masih saja dapat tersimpan pikiran dan perasaan yang cenderung kepada kematian. Pertanyaan yang paling penting bukanlah, “Apakah saya membunuh ?” tetapi “Apakah saya membawa berkat atau kutuk ?” Sebab, tindakan membunuh hanyalah keputusan terakhir yang diawali dari rasa benci, dendam dan iri hati.

Kalau kita secara kritis meneliti pikiran dan perasaan yang memenuhi batin kita, mungkin kita akan merasa ngeri. Ternyata begitu sering kita memillih kematian bukan kehidupan, memilih kutuk, bukan berkat. Iri hati, marah, dendam, nafsu, serakah, benci dan perasaan-perasaan sejenis itu ternyata menyelimuti kehidupan batin kita. Sering kali kita membiarkan semua perasaan itu tinggal dalam hati kita dan merusak pribadi kita.

Tetapi, Allah menghendaki kita untuk memilih kehidupan dan berkat. Untuk itu hal penting yang perlu dilakukan adalah sungguh-sungguh berusaha agar kekuatan hidup menguasai pikiran dan perasaan kita, dan sekaligus mewaspadai kekuatan maut yang menyusup dan berusaha memengaruhi batin kita. Tindakan seperti ini tidak selalu dapat dikerjakan sendiri. Kita perlu orang lain untuk mendampingi agar kita memilih kehidupan dan bukan kematian.

(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan