Memilih Kehidupan

Ulangan 30:19

Belum ada komentar 157 Views

Tidaklah mudah untuk hidup dengan setia di dunia yang penuh dengan sifat mendua. Batas antara cinta dan benci, kebaikan dan kejahatan, keindahan dan rupa buruk, sikap kepahlawanan dan pengecut, tidak terlalu jelas dan sulit untuk dilihat. Meskipun sulit, kita harus belajar menentukan pilihan-pilihan yang bijaksana.

“Memilih kehidupan”, itulah panggilan Allah bagi kita. Dalam hidup ini, kita diharuskan untuk memilih. Kehidupan dan kematian selalu membayangi kita baik itu dalam imajinasi, pikiran, kata-kata, sikap, dan tindakan kita, bahkan ketika kita diam saja.

Di balik tindakan yang menyatakan pilihan kita atas kehidupan, masih saja dapat tersimpan pikiran dan perasaan yang cenderung kepada kematian. Pertanyaan yang paling penting bukanlah, “Apakah saya membunuh ?” tetapi “Apakah saya membawa berkat atau kutuk ?” Sebab, tindakan membunuh hanyalah keputusan terakhir yang diawali dari rasa benci, dendam dan iri hati.

Kalau kita secara kritis meneliti pikiran dan perasaan yang memenuhi batin kita, mungkin kita akan merasa ngeri. Ternyata begitu sering kita memillih kematian bukan kehidupan, memilih kutuk, bukan berkat. Iri hati, marah, dendam, nafsu, serakah, benci dan perasaan-perasaan sejenis itu ternyata menyelimuti kehidupan batin kita. Sering kali kita membiarkan semua perasaan itu tinggal dalam hati kita dan merusak pribadi kita.

Tetapi, Allah menghendaki kita untuk memilih kehidupan dan berkat. Untuk itu hal penting yang perlu dilakukan adalah sungguh-sungguh berusaha agar kekuatan hidup menguasai pikiran dan perasaan kita, dan sekaligus mewaspadai kekuatan maut yang menyusup dan berusaha memengaruhi batin kita. Tindakan seperti ini tidak selalu dapat dikerjakan sendiri. Kita perlu orang lain untuk mendampingi agar kita memilih kehidupan dan bukan kematian.

(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Adalah Ujian!
    Markus 1:9-15
    Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil...
  • Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus
    Markus 9:2-9
    Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka...
  • HOMO HOMINI SALUS
    Homo Homini Salus
    1 Korintus 9:16-23
    Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan...
  • tentang Allah
    Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap...
  • Jangan Tunda, Sekaranglah Saatnya
    Yunus 3:1-10; Mazmur 62:5-12; 1 Korintus 7:29-31; Markus 1:14-20
    Sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat Yahudi, jika seseorang mau belajar tentang keagamaan, maka ia yang menentukan Rabbi yang...
Kegiatan