MELAYANI: Bersedia Berkorban

Amsal 31:10-31; Mazmur 1; Yakobus 3: 13-4:8; Markus 9:30-37

Belum ada komentar 211 Views

Pemahaman sukses sering kali diartikan menjadi lebih dari orang lain; lebih berkuasa, lebih kuat, lebih mendominasi dari orang lain. Sukses artinya mengalahkan orang lain dan jika perlu meniadakan orang lain. Menjadi sukses adalah sebuah perjuangan untuk menang dan itu berarti mengalahkan yang lain. Wajah sesama adalah wajah lawan, musuh. Dalam pemahaman sukses yang demikian maka tidak berlaku tindakan melayani. Melayani adalah pekerjaan hamba yang tidak bernilai. Melayani adalah kekalahan karena mendahulukan orang lain dan bukan diri sendiri.

Yesus mengajak kita melihat dengan cara yang berbeda. Menjadi besar (menjadi sukses) justru ditunjukkan kesediaannya untuk membangun kehidupan menjadi lebih baik, dengan demikian ia bersedia mengorbankan egonya untuk kepentingan lebih besar, bersedia merendahkan dirinya untuk mendahulukan dan menghargai orang lain. Sesuatu yang dianggap kekalahan oleh konsep dunia menjadi kemenangan dalam Kristus. Nilai diri seseorang tidak lagi ditentukan oleh kekuasaan, materi dan jabatan tetapi dilihat dari kehadirannya dalam hidup bersama. Bagaimana ia menyatu dalam persekutuan untuk saling menopang dan memperjuangkan kehidupan lebih baik. Bagaimana ia memerlakukan sesama dalam persahabatan dan kehangatan kasih. Tujuan hidupnya lebih dari sekedar kepentingannya.

Dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan