Lahir Kembali Oleh Roh

Lahir Kembali Oleh Roh

Belum ada komentar 7 Views

Nikodemus adalah contoh yang baik dari orang yang cenderung berpikir legalistik. Cukup banyak kelompok/orang percaya yang mirip dengan ini, yang memperlakukan Alkitab sebagai ensiklopedi ajaran dan etika, bagi segala masalah di segala zaman dan pada berbagai situasi. Pokoknya untuk semua hal ada ayatnya! Kalau tidak ada, atau sulit, maka dicarilah ayat-ayat yang “nyrempet-nyrempet” untuk mendukung pendapatnya.

Dan itu sangat berbeda dengan “sudut pandang” Yesus. Itu dialami Nikodemus yang terpana atas pernyataan Yesus dalam Yoh. 3:5, “… jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Yesus memakai kata ‘anothen’, yang secara literal berarti “again/anew”, tetapi secara mendalam, ia juga berarti “from above” atau “from God.” Dengan itu Yesus hendak menegaskan, bahwa itulah yang harus terjadi pada setiap orang, agar dapat berpartisipasi dalam Kerajaan Allah. Kerajaan yang hanya mungkin oleh kasih anugerah Allah, dan yang terus-menerus diperbarui oleh kuasa yang berasal dari Roh Allah.

Selama masih berpikir literal/legalistik, dan belum dapat memandang dari “sudut pandang sang Kristus”, kita takkan dapat memahami, apalagi mengalami lahir baru di dalam Dia! Itulah yang dialami Nikodemus. Setelah percakapan itu ia kembali, dan tetap tidak mengerti. Tetapi syukur Nikodemus tidak tinggal diam. Ia disebut 3 kali dalam injil Yohanes. Yang pertama kali bacaan kita, lalu 7:50-51, dan yang ketiga 19:39! Akhirnya, ia “bebas”! Inilah hidup “baru” dalam Roh.

Bila kita membuka diri pada Roh Allah, kita akan mampu melihat kemungkinan-kemungkinan, gagasan, visi, dan keberagaman yang baru. Saat kita menyadari bahwa kita dikasihi dan diterima oleh Allah dalam kasih anugerah-Nya, maka kita bebas untuk mengeksplorasi dan mencoba berbagai cara hidup bersama Tuhan, sebagai orang-orang yang “dilahirkan kembali.”

 

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan