Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Belum ada komentar 952 Views

Petrus dan Yohanes diseret ke Mahkamah Agama bukan karena melakukan pelanggaran atau kejahatan, melainkan karena memberitakan kabar keselamatan. Ini tidak membuat keduanya takut dan gentar, bahkan mereka berkata, “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.” (ayat 19).

Rasa tertegun dari Petrus dan Yohanes tentang kuasa Allah tidak disebabkan karena tanpa alasan. Rasa kagum dan terpesona akan kehadiran Allah dalam hidup mereka disebabkan oleh cahaya Allah yang memberikan pencerahan bahwa kematian bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari suatu kehidupan yang baru bersama dengan Kritus. Kasih Allah lebih berdaya daripada kematian.

Kegembiraan tidak datang dari perkiraan masa depan yang baik mengenai keadaan dunia ini. Kegembiraan tidak tergantung pada pasang surut kenyataan kehidupan kita. Kegembiraan dilandaskan pada pengetahuan rohani bahwa Allah telah mengalahkan dunia, kendati dunia tempat kita hidup ini diselimuti kegelapan. Yesus mengatakan dengan jelas dan tegas, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yoh.16:33)

Dunia ini berada di bawah kuasa jahat. Benar, kekuatan-kekuatan kegelapan menguasai dunia. Kita tidak boleh heran kalau melihat penderitaan manusia di mana-mana di sekitar kita. Sebaliknya, kita harus bergembira setiap kali kita melihat bahwa Allah lah, bukan kuasa jahat, yang mempunyai kata terakhir. Di sinilah peran Roh Kudus yang membangkitkan keberanian, yang mendorong kita untuk masuk ke dalam dunia dan menghadapi kuasa jahat dengan kebaikan ilahi. Karena itu, hidup di dunia bukan lagi sebagai korban dari segala bentuk penekanan, melainkan sebagai orang merdeka yang dituntun oleh pengharapan akan keselamatan dari Allah.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
  • segenap hati
    Dengan Segenap Hati?
    Yohanes 12:20-33
    Saat saya studi, saya bertemu dengan seorang pemimpin aliran UU. “Jadi, siapa Tuhan Yesus menurut aliranmu?” “Yesus itu, Guru...
Kegiatan