Komunitas: Persekutuan orang-orang Lemah

Komunitas: Persekutuan orang-orang Lemah

Yohanes 15: 12-17

Belum ada komentar 16 Views

Mencintai atau mengasihi adalah kata yang gampang diucapkan, namun sangat berat untuk diwujudkan. Kisah-kisah tentang cinta dituliskan bahkan dinyanyikan dengan sepenuh hati. Dalam kenyataan hidup, orang yang saling mencintai tidak dapat bertahan lama dalam hubungan cinta mereka. Tidak sedikit hubungan dalam keluarga yang hancur dan pecah, banyak persahabatan yang tidak bertahan lama. Komunitas-komunitas, bahkan di gereja sekalipun tidak pernah bebas dari krisis-krisis hubungan antara anggota.

Pertanyaannya, mungkinkah dalam masyarakat kita yang amat kompetitif ini masih ada kerinduan untuk bersahabat, untuk bersatu menjalin kasih persaudaraan ? Dengan jujur harus diakui bahwa sebagian besar penderitaan kita tidak hanya disebabkan oleh keadaan hidup kita yang susah, tetapi oleh perasaan kesendirian kita di tengah-tengah kesusahan itu. Oleh karena itu lah, melalui program-program dalam Community Center, GKI Pondok Indah mengajak kita keluar dari kesendirian dan kesepian kita, membangun relasi yang dapat memberikan rasa aman, memberikan kesadaran bahwa kita termasuk jemaat yang mempunyai niat baik untuk saling mengasihi.

Namun, harus diakui persekutuan kita adalah persekutuan orang-orang lemah, dimana setiap kali mencoba untuk membangun relasi yang akrab, segera kita merasa dan melihat hubungan yang ternyata amat kompleks. Kebutuhan kita akan relasi yang akrab dengan cepat akan berubah menjadi tuntutan. Selanjutnya, kalau kita mulai menuntut cinta dari orang lain, cinta akan berubah menjadi kekerasan: elusan menjadi pukulan, pandangan mesra menjadi pandangan penuh curiga, hubungan kasih menjadi pemaksaan.

Apapun yang terjadi, marilah selalu kita ingat bahwa Allah telah memberikan diri kita satu kepada yang lain. Untuk membangun komunitas yang dilandaskan pada sikap saling mengasihi, yang bukan hanya sekedar himbauan tetapi perintah.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • medengarkan
    Berbicaralah Hamba-Mu Mendengarkan
    Peristiwa penyataan Allah pada Imam Eli dan Samuel, merupakan pengalaman yang langka dan mengejutkan mereka. Mengapa begitu sulit seseorang...
  • Berkenan Di Hadapan Allah
    Markus 1:4-11
    Baptisan Yesus menjadi peristiwa peneguhan yang dinyatakan Allah bukan saja bagi Yesus tetapi juga bagi setiap orang. Bagi setiap...
  • Merayakan Kebaikan Tuhan
    Yesaya 61:10-62:3; Mazmur 148; Galatia 4:4-7; Lukas 2:22-40
    Pengalaman hidup adalah pengalaman mengalami kebaikan Tuhan. Setiap hari kebaikan Tuhan dinyatakan bagi kita. Namun sering kali tidak peka...
  • Tak Pernah Ingkar Janji
    2 Samuel 7:1-11, 16; Mazmur 89:1-4, 19-26; Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38
    Sempurnalah kabar baik itu dengan berita tentang kelahiran Yesus. Allah yang menjadi manusia. Ini adalah fakta yang menggemparkan. Peristiwa...
  • kabar baik
    Kabar Baik
    Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
    Apa yang diharapkan selain kebaikan dari situasi yang serba buruk, menderita, dan tidak adil? Situasi itu menggelisahkan kita seiring...
Kegiatan