Kisah di Balik Kain Kafan

Yohanes 20:1-18

Belum ada komentar 124 Views

Keegoisan seseorang akan terus berlanjut sampai ia berhadapan langsung dengan kain kafan (kematian).

Kain kafan sesungguhnya adalah bukti keterbatasan manusia, kelemahan dan ketiadaan. Harga diri Yesus habis di depan mata semua orang, mungkin juga para murid yang kecewa, karena ternyata Sang Guru yang diidolakan itu akhirnya mati juga seperti guru-guru lainnya. Bahkan mati tanpa perlawanan. Yesus mati. Demikian pula harapan dan semangat para murid.

Namun demikian ketiadaan mayat Yesus di balik kain kafanlah awal dari sebuah perubahan besar yang terjadi:

Pertama, kebangkitan Yesus membuka pengertian murid-murid akan Kitab Suci tentang makna hurufiah “dia akan bangkit dari antara orang mati” (ayat 9). Maut tak berkuasa, Yesuslah berkuasa atas maut.

Kedua, kebangkitan Yesus membuka mata para murid untuk melihat Tuhan, “Aku telah melihat Tuhan!” (ayat 18).

Ketiga, kebangkitan Yesus mengubah tangisan menjadi ‘tarian’.

Apakah#Kita Siap bangkit juga bersama Yesus saat berada di muka kain kafan? Mari, nantikan pengalaman iman yang menakjubkan di hari-hari mendatang bersama Dia! Dan seperti Maria yang pergi bersaksi, siapkan diri untuk bersaksi tentang Yesus yang saudara dengar, lihat dan alami!

riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Mendekat atau Menjauh?
    Ibrani 10:11-25
    Saudara, pernahkan saudara menolong seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan, dan saudara tidak mengharapkan ia membalas pertolongan saudara karena saudara...
  • Menderita Berulang?
    Ibrani 9:24-28
    Apakah Yesus harus berulang-ulang disalib karena dosa kita? Suatu kali seorang anak bertanya kepada ayahnya, “Apa itu Papa?” Papanya...
  • Jalan Serta Yesus
    Ulangan 6:1-9
    Adakah orang Kristen yang tidak berjalan bersama Tuhan Yesus? Seorang pengusaha muda Kristen yang sangat teguh prinsip Kristennya suatu...
  • Dari Keluarga Kepada Dunia (Pemulihan)
    Yeremia 31:7-9 dan Mazmur 126
    Pemulihan selalu mendatangkan kegembiraan. Syair ini menggambarkan pemulangan para buangan dari Babel ke negeri Israel (Yer 31: 7-9). Masa-masa...
  • Memperjuangkan Kepedulian
    Yesaya 53:4-12 dan Markus 10:35-45
    Keinginan untuk menjadi pusat perhatian menjadi begitu besar saat ini. Berbagai cara dan fasilitas saat ini membuat seseorang menjadi...
Kegiatan