Keselamatan Dalam Nama Yesus

Kisah Para Rasul 3:12-20

Belum ada komentar 150 Views

“Dalam/Demi Nama Yesus…” kerap digunakan para pendeta atau penginjil (evangelist) penyembuh atau pengusir setan, dalam melakukan tindakan mereka. Juga Petrus mengucapkannya ketika ia menyuruh si lumpuh di pintu Bait Allah untuk berjalan (Kis. 3:6).

Bagi Petrus, “Dalam/Demi Nama Yesus…” pertama-tama berarti bahwa si lumpuh sembuh, semata-mata oleh kuasa dan kehendak Yesus, dan bukan berkat kuasa dan kesalehannya sendiri (Kis. 3:12). Dan yang berikutnya, dengan mengatakan, “Dalam/Demi Nama Yesus…” Petrus menyatakan kesatuan yang utuh antara Kristus dalam segala kepenuhan-Nya sebagai Anak Allah, sang Mesias bagi segenap ciptaan, dengan dirinya yang lemah dan fana, yang sepenuhnya percaya serta berserah kepada-Nya.

Nama Yesus adalah totalitas dari diri Sang Kristus, tugas panggilan-Nya, kehidupan-Nya, karya-Nya, kematian dan kebangkitan-Nya, kuasa dan kasih-Nya. Nama-Nya bukanlah sekadar alat bagi Petrus atau bagi siapa pun untuk melakukan sesuatu yang tak mungkin dilakukannya sendiri. Sebaliknya hanya dalam nama-Nya apa pun mungkin, termasuk kepulihan dan keselamatan kita. Itulah yang dipersaksikan Petrus kepada banyak orang yang bertanya-tanya ketika melihat si lumpuh yang sembuh:

“…Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.” (Kis. 3:16)

Sungguhkah kita yakin dan percaya, bahwa di dalam Nama-Nyalah keselamatan kita, serta mempersaksikannya melalui hidup kita sesehari?

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan