Kerjasama Tiga Gereja

Kerjasama Tiga Gereja

Pada tanggal 27 Juni yang lalu, Sie Oikmene-Mabid Persekutuan GKI PI telah mengadakan pertemuan dengan Paroki St. Stefanus dan GKJ Nehemia di ruang Korintus gereja kita. Pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 30 orang wakil dari ketiga gereja ini merupakan kelanjutan dari penjajagan awal untuk menggalang kerjasama di bidang pengembangan kesejahteraan masyarakat. Pertemuan kali ini dikhususkan bagi jemaat tiga gereja yang bermukim di wilayah Pondok Indah dan sekitarnya sebagai suatu uji coba perkenalan antar umat yang bertetangga, sedangkan pada masa-masa mendatang akan diupayakan kegiatan serupa yang akan melibatkan seluruh umat GKI PI-GKJ Nehemia-Paroki St. Stefanus.

Dalam pertemuan tersebut telah disepakati untuk mengadakan kegiatan yang telah dicanangkan oleh masing-masing gereja, yaitu Festival Biopori. Bapak E. Bimantoro dari Paroki St. Stefanus sekali lagi menguraikan tentang tujuan pembuatan lubang biopori yang berfungsi untuk menyediakan resapan air, sehingga air tertahan di dalam tanah dan tidak mengalir ke daerah yang lebih rendah dan mengakibatkan banjir. Selain itu, program biopori juga dapat dikombinasikan dengan sampah organik, yang dapat menjadi kompos yang menyuburkan tanaman.

Tanggal 17 Agustus 2009 dipilih sebagai awal Festival Biopori ini. Selain mudah diingat karena merupakan hari bersejarah bagi Republik Indonesia, pencanangan program tersebut pada hari kemerdekaan RI juga memberi nuansa persatuan dan kesatuan di antara jemaat ketiga gereja ini dengan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan hidup bersama.

Festival pembuatan lubang biopori antar ketiga gereja ini memakai kriteria sebagai berikut:

  • Minimum satu lubang biopori/rumah. Lubang biopori tersebut dapat sekaligus dipakai sebagai lubang sampah organik;
  • Upaya sosialisasi kepada jemaat dan masyarakat sekitar diperhitungkan sebagai salah satu nilai tambah;
  • Tiap wilayah dihitung berdasarkan jumlah kepala keluarga yang terdaftar, dikurangi kepala keluarga yang tak mungkin ikut secara pribadi dalam perlombaan ini karena kondisi rumah mereka (apartemen, rumah susun, indekos, dan sebagainya);
  • Diselenggarakan dalam suatu periode tertentu.

Bapak Charles Pelupessy (Leo) yang menjabat sebagai Dekel (Dewan Kelurahan) Pondok Pinang bersedia memberikan brosur tentang biopori yang ada di Kelurahan untuk dipakai sebagai bahan selebaran yang akan dibagikan di ketiga gereja tersebut.

Penatua Sutedjo sebagai pimpinan proyek Festival Biopori dari GKI Pondok Indah mengajak seluruh jemaat dari keempat wilayah dan Kombas-Kombasnya di Bintaro, Pondok Indah, TCC dan Lebak Bulus untuk ikut serta berperan aktif dalam festival ini dengan kemungkinan mengajak komunitas Sekolah Tirtamarta-BPK Penabur dan Permata Bunda dan masyarakat di lingkungan RT/RW masing-masing Kombas.

Acara diakhiri dengan ramah-tamah dan perkenalan antar jemaat yang bertetangga. Semoga pertemuan ini berlanjut dengan kerja sama yang bermanfaat. (ib)

Bookmark and Share

Sampaikan Pendapat Anda

Berikan komentar Anda...
dan sertakan avatar anda. Dapatkan disini!

(*) wajib diisi