Kemuliaan dan Penderitaan

Kemuliaan dan Penderitaan

Belum ada komentar 19 Views

Hari ini kita merayakan minggu transfigurasi. Sebuah hari minggu yang menjembatani dan sekaligus menjadi masa peralihan dari Epifani ke masa pra Paskah. Tidak lama lagi murid-murid akan menjalani ‘perjalanan sengsara’ menuju Golgota. Tentu akan banyak pergumulan dalam perjalanan itu. Dalam perjalanan semacam itu, ‘kemuliaan masa depan’ akan menjadi penyemangat dan penguat para murid untuk menghadapi penderitaan yang menunggu di depan.

Sebagai titik peralihan perjalanan pelayanan Yesus, maka transfigurasi lalu menjadi penting. Yesus ber metamorphosis, dan nampak dalam tubuh kebangkitan. Dia bukan sekedar guru yang berjalan bersama muridNya, tetapi Penguasa alam semesta! Konsekwensi logis dari transfigurasi Yesus adalah: “Dengarkanlah Dia!”. Ikuti jalan pelayananNya, meskipun harus melewati duka dan derita. Karena pada waktunya, ‘kemuliaan masa depan’ akan segera terwujud.

Jalan derita, adalah jalan mulia yang harus kita lewati bersama, ketika kita mau ‘mendengarkan Dia’. Salib bukan sekedar simbol gerejawi, tetapi pelayanan nyata kita, ketika kita memberi diri buat sesama yang menderita. Justru melalui karya pelayanan semacam itulah, visi masa depan yang baik sedang kita wujudkan. Tidak ada kebangkitan tanpa kematian!

Persoalannya, siapkah kita melangkah di jalan deritaNya? Atau kita lebih senang ‘mendirikan kemah’ tinggal dalam angan kemuliaan serta melarikan diri dari realita yang masih membutuhkan kehadiran kita? Yesus mengajak murid-muridNya turun dari gunung kemuliaan itu. Dunia yang gelap masih membutuhkan pelayananNya. Derita harus dihadapi. Begitu juga dengan pelayanan kita saat ini. Jangan melarikan diri dan hanya tinggal dalam angan kemuliaan. Layanilah sesama, karena justru di situlah terletak kemuliaan kita!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sekolah kehidupan
    Sekolah Kehidupan: Tuhanlah Gembalaku!
    Mazmur 23:1 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
    Apakah saudara pernah merasa sendirian dan kesepian? Daud pernah mengalaminya. Hal yang paling tidak mudah dilalui oleh seorang adalah...
  • pulihkan
    Sekolah Kehidupan: Tuhan Pulihkanku!
    Mazmur 80:3
    Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. Bagaimana mungkin wajah Tuhan bersinar kepada kita jika...
  • sekolah kehidupan
    Keluarga: SEKOLAH KEHIDUPAN
    Filipi 2:5
    hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Bagaimana mungkin kita dapat...
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
Kegiatan