dalam firman

Rumah Kita : Keluarga Yang Hidup Dalam Firman

2 Timotius 3:16-17

Belum ada komentar 150 Views

Beberapa orang mengeluh karena tidak ada perbuatan baik yang muncul dalam hidup berkeluarga. Yang ada hanya konflik dan saling menyakiti. Jika hal itu terjadi, maka saatnya setiap anggota keluarga merendahkan diri dan membuka hati buat Firman Tuhan.

Dengan jelas Rasul Paulus menegaskan, bahwa Firman Tuhan adalah penuntun agar kita bisa melakukan banyak perbuatan baik. Ketika yang muncul dari kita bukan yang baik, pasti ada yang perlu dikoreksi dan diselaraskan dengan Firman Tuhan.

Masalahnya, apakah kita baru mau hidup dalam Firman Tuhan sesudah semua masalah terjadi? Tentu tidak ada kata ‘terlambat’ namun lebih baik lagi, kalau kita hidup dalam Firman Tuhan sebelum relasi rusak dan kita saling menyakiti.

Mari, jadikan Firman Tuhan penuntun dalam hidup berkeluarga. Terimalah Firman itu dengan penuh syukur dan hiduplah di dalamnya, karena dengan Firman itu, kita diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan