Kehidupan yang Berkelanjutan

Kehidupan yang Berkelanjutan

Belum ada komentar 5 Views

Tema-tema di sekitar pelestarian lingkungan hidup, atau tepatnya tema ekologis, tidaklah populer dalam lingkungan gereja. Sebaliknya, di  hampir semua persekutuan atau ibadah kristiani, tema-tema tentang keselamatan, tentang penyembuhan, tentang kuasa doa, kuasa Roh,  adalah tema yang amat (sangat) laku. Mengapa? Mungkin tema tentang lingkungan hidup dirasakan tidak praktis, atau mungkin banyak gereja enggan bersusah-payah mengangkat tema yang sulit itu. Lagi pula toh banyak sekali gereja lain yang tidak melakukannya.

Namun yang lebih mengkhawatirkan adalah bahwa keengganan itu terkadang dipengaruhi oleh pendapat bahwa yang penting adalah keselamatan  jiwa kita. Dunia ini, tubuh ini, “yang daging” ini, tidaklah penting. Sebab semuanya itu, termasuk bumi kita, dan berarti alam lingkungan hidup kita ini, adalah fana. Dan terlebih lagi manusia. Bila demikian halnya, memang tidak ada gunanya  memelihara apalagi melestarikan alam lingkungan hidup kita ini.

Teks kita hari ini menegaskan bahwa penyelamatan oleh   Kristus tidak terjadi dengan cara memusnahkan manusia kemudian menciptakannya lagi secara baru, melainkan “kita yang lama” dijadikan “kita yang baru”.  Begitu pun dengan dunia, termasuk bumi, lingkungan hidup kita ini tidak akan dihancurkan, tetapi diperbarui dalam arti yang lama dijadikan sebagai yang baru. Karena segenap ciptaan, adalah berarti kita dan dunia, termasuk bumi, lingkungan hidup kita ini.

Maka, sebagaimana disebutkan dalam ayat 21, bahwa kita “ditaklukkan” dalam pengharapan, mari kita menanti-nantikan pemenuhan kerajaan-Nya tidak dengan berpangku tangan dan mata yang tertuju kepada surga saja. Melainkan dengan bekerja, mempersiapkan jalan Tuhan yang hendak membarui segala sesuatu. Berjuang, karena hidup dalam Tuhan adalah hidup yang berpengharapan, yang berkelanjutan. Berjuang, “menatalayani ciptaan – menata diri”.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • keselamatan
    Keselamatan Universal atau Partikular ?
    I Timotius 2: 1-7
    Keselamatan bagi semua orang terjadi ketika manusia Kristus Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia (ay.6). Rasul Paulus...
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
Kegiatan