Keberagaman dan Kesatuan

Keberagaman dan Kesatuan

2 Komentar 123 Views

Hari ini kita merayakan 28 tahun jemaat ini. Selamat ulang tahun bagi kita semua! Selama 28 tahun kita memasuki masa depan sebagai satu komunitas. Perjalanan tersebut bagai meniti seutas tali dengan sebatang galah penyeimbang. Dibutuhkan kesadaran penuh untuk menyeimbangkan dua hal yang sama pentingnya dan karenanya perlu dipertahankan bersama-sama pula. Pun masing-masing sama berbahayanya, jika kita hanya menekankan yang satu dan abai terhadap yang lain. Keduanya adalah: keberagaman dan kesatuan. Menekankan keberagaman tanpa peduli pada kesatuan hanya akan menggiring kita pada kemajemukan radikal yang dengan mudah berubah menjadi perpecahan. Dan kita akan hancur! Sebaliknya, menekankan kesatuan tanpa sungguh-sungguh merayakan keberagaman juga berbahaya, sebab bisa jadi kesatuan kita menjadi palsu dan hanya berujung pada penyeragaman yang membosankan. Dan itu pun akan menghancurkan kita. Menyeimbangkan keduanya, dengan demikian, adalah panggilan iman kita bersama.

1 Korintus 12 adalah sebuah risalah iman yang mendorong kita untuk percaya bahwa keseimbangan keduanya sungguh-sungguh bukan upaya kita pertama-tama, melainkan karya Roh Kudus. Roh Kudus adalah Roh Kristus, yang menghargai kepelbagaian jemaat sekaligus mengarahkan komunitas yang beragam anggota dan karunia itu agar secara bersama-sama berpusat pada Kristus yang satu. “Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.” Demikian ujar Paulus di ayat 4-5.

Izinkanlah karya Roh Kudus yang sama memperkaya kehidupan jemaat GKI Pondok Indah yang tengah memasuki usia ke-28 ini. Ujar bijak dari John C. Maxwell ini kiranya memeriahkan perayaan hari jadi kita tahun ini:

“Three reasons problems are inevitable; first, we live in a world of growing complexity and diversity; second, we interact with people;
and third, we cannot control all the situation we face.”

JA

2 Comments

  1. Jenny Karuh

    Dirgahayu GKI Pondok Indah…Terus berkarya dan melayani menjadi dan membagi berkat bagi banyak orang di dalam atau pun di luar tembok gereja. God bless and use you more!

  2. Taklemarto

    Bapak Pdt. Rudianto Djajakartika yth,

    Salam kasih dalam Tuhan Yesus,
    Saya Taklemarto salah seorang pendeta muda di Gereja Toraja Mamasa (Anggota PGI). Saya patut memuji Tuhan, karena Dia memberikan kepada umatnya (bukan hanya GKI-PI, tetapi juga umat Tuhan di luar GKI-PI termasuk GTM) seorang pelayanan yang baik, yakni Bapak Pdt. Rudianto Djajakartika. Oleh karunia Tuhan Pak Rudianto dapat memberikan pamahan, penjelasan, dan pencerahan kepada kami, mengenai banyak hal yang kami anggap sulit dipahami dalam Alkitab. Terima kasih banyak kepada Pak Rudianto. Kiranya Tuhan tetap memberkati Bapak, dan terus melaksanakan pelayanan yang sangat baik ini.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan