Keajaiban Natal: Keajaiban Persahabatan

Luk. 1:39-55

Belum ada komentar 78 Views

Pernahkah saudara pergi dalam keadaan hamil ke pegunungan tanpa kendaraan yang memadai?

Maria pernah. Dia pergi ke seorang sahabat yang dia tahu pastinya akan merentangkan tangan membuka diri dengan persoalan yang Maria hadapi. Di kala dunia tidak bisa mengerti dirinya, Maria tahu ada seorang di pegunungan yang dapat menerima dirinya dan bayi yang ada dalam kandungannya tanpa penolakan, keraguan bahkan merendahkan Maria.

Keajaiban terjadi, saat Maria datang justru Elisabet yang dipenuhi kuasa Roh Kudus memberkati Maria, Ibu Yesus. Seorang yang sedang gundah atas tuduhan masyarakat di satu sisi, tetapi sedang mencoba taat pada kehendak Tuhan di sisi lain.

Saudara dan saya mungkin pernah atau akan mengalami pengalaman dimana tidak ada seorangpun dapat mendukung kita. Sekalipun kita tahu bahwa kita berjalan bersama Tuhan, namun terlalu banyak penolakan yang menjadi resikonya. Ingatlah bahwa Maria pernah mengalami itu dan Tuhan memakai Maria untuk mengalami kuasa Roh Kudus yang membebaskan dia dari ketakutan, kegundahan dan ketidakmengertiannya. Dan Tuhan bisa memakai seorang sahabat untuk menyampaikan kuasa-Nya itu.

Kini, percayakah kita juga bahwa Tuhan dengan kuasa Roh Kudusnya akan menuntun kita mengalami pengalaman persahabatan yang menakjubkan sehingga Tuhan akan memberi seorang sahabat yang menjadi wakil Tuhan bagi saudara? Atau, justru Tuhan mau memakai saudara di bulan ini dan nanti untuk menjadi keajaiban buat sesama. Sehingga orang akan menyebut saudara, “Sahabat yang dikirim Tuhan bagiku.”

Doa: Bapa di Surga, berikan kami sahabat dimana kuasa Tuhan bekerja melaluinya. Namun lebih dari itu, jadikanku sahabat bagi mereka yang membutuhkan keajaiban Tuhan dalam hidupnya. Dalam Kristus yang memungkinkan semua itu kami berdoa. Amin.

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Menghidupi
    Menghidupi Pertobatan
    Pertobatan adalah hal yang umum kita dengar. Dalam pemahaman iman Kristen, kita memaknai sebuah pertobatan sebagai respon atas tindakan...
  • kudus
    Setiap Hariku Adalah Hari Kudus!
    Matius 24:36-44
    Dikotomi kotor-bersih, duniawi-rohani, dan dosa-suci, melahirkan pelbagai persoalan serius dalam kehidupan umat percaya. Katakanlah sebagai contoh di sebuah gereja...
  • dilayani
    Datang Untuk Melayani Bukan Untuk Dilayani
    Lukas 23:33-43
    Sang Raja … memang sulit untuk dipahami … alih-alih menyelamatkan diri-Nya, Ia malah memilih mati untuk sesama … Sang...
  • teladan
    Jadilah Teladan
    2 Tes. 3:6-13; Lk. 21:5-19
    Hidup mengikut Yesus, bukan sekedar hidup dengan menyandang nama Kristus, tetapi hidup Yesus itu sendiri harus nampak melalui hidup...
  • kebangkitan
    Kehidupan, Kematian Dan Kebangkitan
    Dalam janji pernikahan selalu ditutup dengan pernyataan: ‘sampai kematian memisahkan kita’. Satu penutup sebuah janji yang kurang menyenangkan! Kenapa...
Kegiatan